BPBD Sukoharjo Kirim 223 Tangki Air Bersih

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 223 tangki air bersih telah didistribusikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo untuk 2.970 Kepala Keluarga (KK) terdampak kekeringan di Kecamatan Tawangsari, Weru dan Bulu. 

Jumlah KK yang membutuhkan bantuan air bersih akan meningkat mengingat Agustus ini merupakan puncak musim kemarau. Kekeringan sendiri diprediksi masih akan berlangsung hingga Oktober mendatang.

Kepala BPBD Sukoharjo Sri Maryanto, Rabu (7/8) mengatakan, droping air bersih sudah dilakukan sejak Juli lalu hingga awal Agustus ini. Bantuan berasal dari berbagai pihak seperti Pemkab Sukoharjo, swasta, lembaga, komunitas dan instansi lainnya. Air bersih dikirim menggunakan truk tangki milik PDAM Sukoharjo dengan dikoordinasikan oleh BPBD Sukoharjo.

Data dari BPBD Sukoharjo diketahui ada 12 desa ditiga kecamatan terdampak kekeringan akibat kemarau. Wilayah tersebut kekurangan air bersih karena berada di perbukitan tandus.

Air bersih sudah dikirim data BPBD Sukoharjo hingga 6 Agustus 2019 ada sebanyak 223 tangki. Bantuan diberikan sementara untuk 2.970 KK di 10 desa di tiga kecamatan. Dua desa lagi hingga sekarang belum mengajukan permintaan bantuan air bersih ke Pemkab Sukoharjo.

Di Kecamatan Tawangsari total sebanyak 89 tangki bantuan air bersih sudah dikirim. Rinciannya, sebanyak 76 tangki dikirim ke Desa Watubonang untuk 526 KK atau 1.538 jiwa dan Desa Pundungrejo 87 KK atau 285 jiwa sebanyak 13 tangki. Kecamatan Bulu total menerima 31 tangki air bersih. Bantuan air bersih dikirim ke Desa Kamal untuk 135 KK atau 560 jiwa sebanyak 13 tangki, dan Desa Kunden untuk 163 KK atau 447 jiwa sebanyak 18 tangki.

Droping paling banyak dilakukan BPBD Sukoharjo ke wilayah di Kecamatan Weru total 103 tangki air bersih. Rinciannya, Desa Alasombo 120 KK atau 388 jiwa 20 tangki, Desa Jatingarang 130 KK atau 500 jiwa 14 tangki, Desa Karangmojo 495 KK atau 1.988 jiwa 13 tangki, Desa Karangwuni 155 KK atau 460 jiwa 22 tangki, Desa Ngreco 848 KK atau 2.512 jiwa 20 tangki, Desa Tawang 311 KK atau 1.072 jiwa 14 tangki.

Dua desa lagi di Kecamatan Weru masuk wilayah kekeringan belum mengajukan bantuan. Rinciannya, Desa Weru 60 KK atau 208 jiwa dan Desa Karanganyar 62 KK atau 235 jiwa. Kedua desa tersebut nantinya tetap akan mendapatkan bantuan begitu ada permintaan dari warga.

“Data terakhir di BPBD Sukoharjo per 6 Agustus 2019 ada 223 tangki air bersih sudah kami kirim untuk 2.970 KK dari total keseluruhan 3.092 KK terdampak kekeringan. Masih ada dua desa rawan kekeringan belum mengajukan bantuan air bersih yakni Desa Weru dan Desa Karanganyar, Kecamatan Weru,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI