BPBD Sukoharjo Perkirakan 12 Desa Kekurangan Air Bersih

BPBD Sukoharjo memperkirakan peningkatan jumlah desa kekeringan pada September dan Oktober mengingat bulan tersebut merupakan puncak musim kemarau. Kondisi desa di wilayah selatan Sukoharjo terus mengalami kekeringan akibat tidak turun hujan. Dampaknya sumur warga kering dan mengalami kekurangan air bersih.

Pemantauan terus dilakukan petugas untuk melihat kondisi sumur warga khususnya di desa rawan kekeringan. Kegiatan tersebut juga melibatkan pemerintah desa dan kecamatan setelah untuk aktif memberikan informasi ke BPBD Sukoharjo.

“Artinya masih ada lima desa rawan kekeringan yang belum mengajukan permintaan air bersih. Sebab sekarang baru ada tujuh dari total 12 desa rawan kekeringan,” lanjutnya.

Data dari BPBD Sukoharjo per 11 September 2020 apabila pada akhir Agustus lalu hanya ada lima desa ditiga kecamatan mengalami kekeringan terdampak kemarau panjang, maka awal September naik menjadi tujuh desa ditiga kecamatan. Penambahan juga terjadi pada warga terdampak cuaca panas yang mengakibatkan mereka kekurangan air bersih dari sebelumnya hanya 623 KK atau 2.088 jiwa bertambah menjadi 1.138 KK atau 3.537 jiwa.

BERITA REKOMENDASI