Bubarkan Kerumunan, Gugus Tugas Ingatkan Masyarakat KLB Corona

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Tim gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo berasal dari Polres, Kodim 0726 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bubarkan paksa kerumunan massa disejumlah titik pusat keramaian. Tindakan tegas dilakukan karena temuan pelanggaran protokol kesehatan. Petugas melakukannya sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona mengingat sekarang masih berstatus kejadian luar biasa (KLB).

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Minggu (13/9/2020) mengatakan, Polres Sukoharjo secara internal maupun gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo bersama Kodim 0726 Sukoharjo melakukan pembubaran paksa kerumunan massa disejumlah wilayah. Tindakan tegas dilakukan setelah ditemukan pelanggaran protokol kesehatan. Pelanggaran tersebut seperti tidak memakai masker, tidak jaga jarak atau berkerumun dalam jumlah banyak serta melanggar batas waktu toleransi selama penerapan KLB.

Temuan tersebut didapati Polres Sukoharjo setelah menurunkan anggota melakukan patroli wilayah. Beberapa titik pelanggaran yang ditemukan seperti di seputar Alun Alun Satya Negara, bundaran patung pandawa Solo Baru, Grogol, dibeberapa tempat nongkrong di Kecamatan Kartasura.

“Anggota melakukannya secara persuasif, artinya pendekatan dengan disertai sosialisasi dan penjelasan pada masyarakat mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan. Terkait pelanggaran yang ditemukan tetap dibubarkan jangan sampai muncul klaster baru penyebaran virus corona,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, Polres Sukoharjo disaat KLB virus corona sekarang masih menurunkan patugas patroli. Mereka berkeliling wilayah dengan sasaran disejumlah tempat seperti pusat keramaian atau tempat nongkrong, pasar, dan lainnya.

“Patroli dibagi seperti menggunakan sepeda onthel, sepeda motor, mobil disebar dibeberapa titik. Ada juga anggota patroli jalan kaki. Mereka menyisir wilayah dengan sasaran utama Kamtibmas dan pencegahan penyebaran virus corona,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI