Budidaya Anggrek Dikembangkan di Musuk

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Desa Mriyan, Kecamatan Musuk, yang berada di kaki Gunung Merapi dikembangkan menjadi lokasi budidaya bungan krisan dan konservasi anggrek. 

Sejak tahun 2016, budidaya krisan dan konservasi anggrek tersebut didampingi oleh Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) Karanganyar. 

Pengurus LPTP Ahmad Mahmudi, Kamis (28/12/2017) menjelaskan selain budidaya Bunga Krisan juga mengajak warga setempat untuk membudidayakan anggrek.  Terutama varietas dendrobium dan bulan untuk mendongkrak ekonomi warga yang selama ini banyak tergantung dari budidaya bunga mawar.  

"Kami juga mendorong warga untuk mengembangkan kopi jenis arabica.  Selain itu, mengajak warga untuk peduli terhadap kelestarian alam, yakni dengan menjaga konservasi kawasan utamanya konservasi sub Daerah Aliran Sungai Pusur." 

Wakil Bupati Boyolali, Said Hidayat mengapresiasi upaya budidaya dan konservasi tanah dan air di desa di lereng Merapi tersebut. Menurutnya, selain nilai ekonomis dari hasil panen bunga, lokasi kebun bunga mawar, krisan, serta anggrek yang dikembangkan bisa menarik wisatawan untuk berkunjung. (Gal)

BERITA REKOMENDASI