BUMDes Berperan Dalam Pembangunan Ekonomi Daerah

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai lembaga bisnis yang dimiliki dan dikelola oleh pemerintah desa memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi daerah. Pemkab Sukoharjo mendorong desa yang sudah memiliki BUMDes untuk terus melakukan pengembangan. Sedangkan bagi desa yang belum memiliki BUMDes maka segera melakukan pembentukan.
“Keberadaan BUMDes diyakini dapat memberikan multi player effect yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat. Dengan adaya BUMDes akan menggerakkan sektor-sektor ekonomi produktif serta menjadi stimulan bagi pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan,” kata Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat peresmian BUMDes Semar Kridho dan Bazar Desa Toriyo Kecamatan Bendosari, Jumat (21/01/2022).
Pendirian dan pengelolaan BUMDes adalah perwujudan dari pengelolaan ekonomi produksi desa yang dilakukan secara kooperatif, partisipatif, emansipatif, transparansi, akuntabel dan sustanbel. Oleh karena itu perlu upaya yang serius untuk menjadikan pengelolaan BUMDes hingga dapat berjalan secara mandiri, efektif, efisien dan profesional.
Pembangunan ekonomi harus dimulai dari desa dengan mengedepankan ekonomi kerakyatan. Tentu harapannya pertumbuhan BUMDes ini harus mampu menjadi pilar terdepan untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri. Pembangunan ekonomi bukan dari kota ke desa, melainkan harus mengembangkan dari desa ke kota. “Itu yang disebut dengan ekonomi kerakyatan. BUMDes memiliki peran sangat penting,” ujarnya.
Kawasan usaha BUMDes ini akan menjadi ikon-ikon pertumbuhan ekonomi daerah. Etik Suryani menambahkan, selaku kepala daerah  sangat mengapresiasi dengan adanya pendirian BUMDes Semar Kridho. Semoga dengan didirikannya BUMDes ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat desa sekitarnya dan meningkatkan perekonomian bagi desa.
“Saya yakin jika dikelola dengan manajemen yang baik dan profesional BUMDes ini akan maju pesat. Saya berharap BUMDes Semar Kridho bakal memacu geliat ekonomi masyarakat dan menghargai produk lokal sebagai potensi yang harus dikembangkan,” lanjutnya.
Pemkab Sukoharjo melihat pentingnya keberadaan BUMDes maka mendorong desa untuk segera mendirikan. Dengan demikian maka desa dan masyarakat sekitar dapat lebih sejahtera. Selain itu, desa yang sudah memiliki BUMDes diminta untuk terus mengembangkan usahanya. Sebab ekonomi kerakyatan harus tercapai di desa tersebut.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno mengatakan, sektor pertanian dan perikanan termasuk dalam satu yang terus di gerakan ditingkat desa. Usaha tersebut seperti dengan melibatkan BUMDes.
Pengelolaan sektor pertanian dan perikanan oleh BUMDes tidak hanya menguntungkan bagi lembaga dan desa. Namun juga masyarakat sekitar ikut terbantu. Sebab dalam pengelolaannya juga melibatkan warga. Partisipasi inilah yang bisa memberikan peningkatan perekonomian.
“Pengelolaan BUMDes salah satunya berada dibawah kewenangan dinas kami. Sektor pertanian dan perikanan menjadi unggulan di desa. Keberadaanya mampu meningkatkan perekonomian baik bagi desa, BUMDes dan masyarakat sekitar,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI