Bupati Boyolali Dorong Percepatan Penanganan Covid-19

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Seperti daerah lain, Kabupaten Boyolali terus berjuang dalam melawan sebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Sebagai langkah untuk memastikan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Bupati Boyolali, M. Said Hidayat dengan tegas akan terus mendorong percepatan dalam menangani Covid-19.

Terhitung pada Rabu (10/3/2021) di Kabupaten Boyolali terdapat 5.670 kasus terkonfirmasi positif secara akumulatif. Kemudian masih terdapat 39 pasien yang harus menjalani perwatan di rumah sakit dan 135 pasien yang menjalani isolasi mandiri. Dari data tersebut, tingkat kesembuhan di Kabupaten Boyolali cukup tinggi.

“Ini harus kita syukuri akan tetapi kita dorong semangat kita tetap harus kita jaga dalam satu koordinasi yang baik. sehingga pelaksanaan dalam upaya penurunan masyarakat yang terpapar Covid-19 ini dapat segera kita turunkan,” kata Bupati Said usai memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Rabu (10/3/2021) kemarin.

Pihaknya bersyukur saat ini Kabupaten Boyolali berada di zona oranye. Diharapkan dengan penanganan yang cepat dan baik, Kabupaten Boyolali dapat segera berada di zona kuning bahkan berada di zona hijau.

Untuk bisa berada di zona hijau, Bupati Said terus mendorong kerjasama Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Beberapa program yang dijalankan dapat terus dilakukan karena memiliki dampak yang positif untuk penurunkan angka kasus Covid-19. Diantaranya program Jogo Tonggo dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Boyolali, dan penegakan protokol kesehatan.

“Penegakan aturan ini juga terjadi angka penuruan angka masyarakat pelanggar protokol. Artinya dalam perkembangannya tingkat kesadaran masyarakat ini sudah tumbuh dengan baik,” imbuh Said.

BERITA REKOMENDASI