Bupati Minta Rencana Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Dipersiapkan Matang

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya meminta pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan persiapan teknis dan kelengkapan lainnya secara matang terkait rencana pembelajaran tatap muka di sekolah yang diwacanakan mulai digelar Januari mendatang. Pembelajaran tersebut tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan saja, melainkan juga keselamatan atau kesehatan siswa dan guru agar tidak tertular virus corona.

Wardoyo Wijaya, Kamis (26/11/2020) mengatakan, sudah menerima informasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo berdasarkan edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia terkait rencana pembelajaran tatap muka di sekolah mulai Januari mendatang. Terkait hal ini, bupati meminta pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo termasuk pihak sekolah untuk melakukan persiapan teknis dan kelengkapannya secara matang.

“Pembelajaran tatap muka di sekolah tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan saja, melainkan juga dalam kondisi seperti sekarang masih pandemi virus corona terpenting juga mengutamakan keselamatan dan kesehatan siswa dan guru agar tidak terjadi penularan virus corona dan memunculkan klaster baru,” ujarnya.

Bupati mengatakan, Pemkab Sukoharjo mendukung rencana penerapan kembali pembelajaran tatap muka di sekolah. Namun dengan catatan harus dilakukan persiapan matang dan melihat perkembangan kondisi pandemi virus corona.

“Posisi sekarang masih pandemi virus corona, masih status kejadian luar biasa (KLB) dan masih status zona merah. Kalau memang sudah bisa dijalankan ya dijalankan, tapi bila belum jangan dipaksakan. Menunggu perkembangan sampai Januari karena pandemi virus corona sendiri belum tahu kapan berakhir,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno, mengatakan, sejak pandemi virus corona muncul sekitar Maret lalu sampai sekarang kegiatan belajar mengajar tidak lagi digelar di sekolah melainkan diganti dari rumah atau PJJ. Sistem yang diterapkan yakni mengubah dari tatap muka menjadi online.

“Sudah ada petunjuk dari pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dimana kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah akan diterapkan mulai Januari tahun 2021 mendatang. Sekarang sedang dilakukan persiapan teknis,” ujarnya.

Pembelajaran tatap muka tersebut akan diterapkan disemua jenjang pendidikan di Sukoharjo mulai dari tingkat dasar hingga atas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo masih melakukan persiapan dengan mengacu pada keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI