Buruh Sukoharjo Minta UMK Tahun 2021 Naik

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Buruh di Sukoharjo meminta Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2021 tetap naik dibanding tahun 2020 dan tidak terpengaruh dampak penyebaran virus corona. Angka kenaikan nanti akan disesuaikan dengan hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Permenaker Nomor 21 Tahun 2016 tentang KHL. Survei dilakukan buruh terhadap harga kebutuhan pokok pangan, tempat tinggal dan komponen lain sesuai aturan berlaku dalam waktu dekat.

Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) sekaligus Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo, Sukarno, Selasa (20/10), mengatakan, buruh di Sukoharjo memahami kondisi sekarang ditengah pandemi virus corona. Namun buruh tetap meminta UMK tahun 2021 naik dibanding tahun 2020. Kenaikan disesuaikan dengan kondisi sekarang dimana harga kebutuhan pokok dan lainnya juga naik. UMK tahun 2020 di Sukoharjo diketahui sebesar Rp 1.938.000.

Tingginya harga kebutuhan tersebut harus disesuaikan dengan kenaikan pemenuhan buruh. Dengan demikian maka buruh tidak akan semakin terbebani terlebih lagi pandemi virus corona belum diketahui kapan berakhir. Disisi lain kondisi buruh ditengah pandemi virus corona juga memprihatinkan.

“Buruh Sukoharjo tetap meminta UMK tahun 2021 naik dibanding tahun 2020. Memang kondisi sekarang masih pandemi virus corona, tapi harga kebutuhan pokok juga naik dan beban hidup buruh juga bertambah,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI