Buruh Sukoharjo Terancam Tidak Terima Bantuan Pusat, Kok Bisa?

Namun ditengah, dukungan terhadap program pemerintah tersebut FPB Sukoharjo memberikan catatan karena adanya temuan kendala. FPB Sukoharjo mencatat ada masalah besar yang harus diselesaikan secepatnya. Masalah tersebut, adanya temuan banyak pegawai belum tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Kendala lain karena banyak pegawai belum memiliki sistem pembayaran gaji menggunakan transfer rekening bank.

“Secara program bagus, kami mendukung pemerintah ada bantuan untuk pegawai atau karyawan atau buruh. Tapi di Sukoharjo kendalanya banyak seperti pegawai belum tercatat dalam BPJS Ketenagkerjaan. Selain itu juga sistem pembayaran gaji pegawai belum transfer rekening melainkan masih manual,” ujarnya.

Kendala ini akan disampaikan FPB Sukoharjo kepada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo. Harapannya masalah bisa ditampung dan diteruskan ke pemerintah pusat.

“Harus segera ada solusi, kalau tidak para pegawai yang masuk dalam kendala tersebut terancam tidak bisa menerima bantuan dari pemerintah,” lanjutnya.

Data dari FPB Sukoharjo diketahui ada sekitar 40 ribu buruh bekerja diberbagai sektor usaha. Sedangkan di Sukoharjo sendiri tercatat ada sekitar 400 sektor industri tersebar di 12 kecamatan.

“Kami khawatir untuk pegawai atau karyawan atau buruh di sektor usaha kecil tidak tertampung sebagai penerima bantuan pemerintah. Padahal mereka sangat membutuhkan,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI