Cacing Hati Masih Ditemukan Pada Hewan Kurban

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Cacing hati ditemukan pada bagian jeroan sejumlah hewan kurban yang disembelih saat Idul Adha. Temuan didapati Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo saat menerjunkan petugas untuk melakukan pemantauan. Selain itu juga karena adanya laporan dari masyarakat. Bagian hewan kurban yang terdapat cacing hati diminta untuk dipisahkan kemudian dibuang dengan cara dikubur dalam tanah. Hal itu dilakukan agar tidak dikonsumsi manusia dan menghindari penyakit.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Rabu (21/7/2021) mengatakan, Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo melakukan pemantauan penyembelihan hewan kurban dalam dua hari terhitung 20 Juli dan 21 Juli 2021 dengan hasil temuan cacing hati pada sejumlah hewan kurban sapi dan kambing. Temuan paling banyak didapati pada sapi. Meski demikian jumlah kasus temuan tidak banyak.

Cacing hati ditemukan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo setelah petugas melakukan pemantauan dan pengecekan langsung ke lokasi penyembelihan hewan kurban disejumlah wilayah. Cacing hati tersebut ditemukan pada bagian hati sapi. Petugas setelah mendapati temuan tersebut meminta pada panitia Idul Adha untuk memisahkan bagian yang ada cacing hati untuk dibuang dengan cara dikubur dalam tanah.

Hal tersebut dilakukan agar bagian hewan kurban yang ditemukan cacing hati tidak dikonsumsi manusia. Sebab apabila dikonsumsi akan membahayakan dan menjadi sumber penyakit. Petugas saat melakukan pemantauan juga sekaligus memberikan sosialisasi terkait kebersihan dan pencegahan bahaya penyakit yang bisa ditemukan pada hewan kurban. Salah satu penyakit tersebut yakni cacing hati.

“Petugas di lapangan sudah memantau dan mengecek kondisi saat penyembelihan hewan kurban. Ada juga laporan dari masyarakat. Hasilnya ada temuan cacing hati dan jumlah kasus tidak banyak. Panitia sudah diminta untuk memisahkan dan dibuang dengan cara dikubur dalam tanah agar tidak dikonsumsi manusia karena berbahaya,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI