Cagah Banjir, Penanganan Saluran Air Bulakrejo Diharapkan Tuntas

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Penanganan saluran air disepanjang Jalan Raya Solo – Wonogiri di wilayah Kelurahan Bulakrejo, Kecamatan Sukoharjo Kota diharapkan bisa diselesaikan tuntas pada 2018. Selain pengerukan pihak kelurahan dan masyarakat setempat meminta dibangunkan talud pengaman. Sebab saat hujan banjir tidak hanya menggenangi jalan raya namun juga rumah.

Lurah Bulakrejo, Kecamatan Sukoharjo Kota Ariyanto, Minggu (2/7/2017) malam mengatakan, masyarakat sudah sering mengeluh berkaitan dengan banjir akibat luapan saluran air disepanjang Jalan Raya Solo – Wonogiri. Pihak kelurahan kemudian meminta bantuan kepada Pemkab Sukoharjo untuk melakukan penanganan.

Masyarakat di Kelurahan Bulakrejo, Kecamatan Sukoharjo juga memiliki kesadaran sendiri untuk membantu penanganan banjir. Salah satunya beberapa kali melaksanakan kerjabakti massal berupa pengerukan sedimentasi di saluran air.

Kerjabakti tersebut mendapatkan respon dari Pemkab Sukoharjo dengan ikut membantu mengerahkan alat berat melakukan pengerukan sedimentasi. Proyek pengerukan telah selesai dan bisa memaksimalkan buangan air saat hujan.

“Masyarakat masih berharap kepada Pemkab Sukoharjo menuntaskan permasalahan banjir di Bulakrejo dengan pembangunan talud tahun depan,” ujarnya.

Penanganan banjir juga dimintakan masyarakat Bulakrejo kepada Pemkab Sukoharjo untuk pelebaran saluran buangan air dari perkampungan. Sebab selama ini saluran tersebut dianggap cukup kecil dan tidak mampu membuang air.

“Ada lima titik saluran air perkampungan dengan muara di saluran air ditepi jalan raya. Saluran itu sangat kecil dan perlu diperlebar,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo Suraji, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengerukan sedimentasi di saluran air disepanjang Jalan Raya Solo – Wonogiri di Kelurahan Bulakrejo, Kecamatan Sukoharjo Kota. Ide awal pengerukan muncul dari masyarakat sekitar. Sebab rumah warga sering banjir saat hujan deras turun. Warga kemudian mengajukan permohonan ke Pemkab Sukoharjo untuk melakukan kerja bakti berupa pengerukan sedimentasi secara manual.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo kemudian membantu melakukan pengerukan dengan menggunakan alat berat. Keberadaan alat berat dapat mempercepat pengerukan mengingat sedimentasi di saluran air di Jalan Raya Solo – Wonogiri di Bulakrejo, Sukoharjo sangat parah.
“Tahun 2017 ini baru sebatas pengerukan saja untuk mengurangi sedimentasi yang parah. Sedangkan tahun depan 2018 akan dilakukan pembangunan talud sekaligus pemasangan mesin pompa air untuk penyedotan,” ujar Suraji.(Mam)

 

BERITA REKOMENDASI