Cegah Kanker, Ini Pesan Ibu Negara Bagi Perempuan

KLATEN (KRjogja.com) – Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker cukup tinggi. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1,4 per 1000 penduduk, atau sekitar 347.000 orang. 

Kanker tertinggi pada perempuan yakni kanker payudara dan kanker leher rahim.
Sedangkan cakupan deteksi dini kanker leher rahim melalui inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) dan kanker payudara melalui pemeriksaan payudara klinis (Sadanis) sampai tahun 2016 adalah 1.480.468 orang atau sekitar 4%. Cakupan ini belum optimal sehingga harus dilakukan berbagai usaha untuk meningkatkannya.

Hal ini mengemuka dalam acara Gerakan Nasional Pekan Deteksi Dini IVA Test dan Sadanis Bagi Ibu Guru Indonesia di Alun-alun Klaten, Kamis (24/11/2016). Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2016.

Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyampaikan upaya deteksi dini kanker pada perempuan melalui IVA dan kanker payudara melalui Sadanis telah didukung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sehingga masyarakat yang telah menjadi anggota BPJS diberikan pelayanan pemeriksaan secara gratis. “Kalau ibu-ibu sudah punya kartu BPJS, pastinya (pemeriksaan) gratis semua,” ujarnya.

Ibu Negara juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para guru. Iriana juga berpesan kepada para guru untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat khususnya kaum perempuan di lingkungan masing-masing mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai upaya pencegahan dan deteksi kanker. (R-9)

BERITA REKOMENDASI