Cegah Laka, Kecepatan Kendaraan Dibatasi

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Cegah kecelakaan lalu lintas, kecepatan kendaraan yang melintas di jalur utama mudik di ruas Solo – Semarang yang ada di Boyolali akan dibatasi. Polres juga menurunkan tim kesehatan untuk mengecek kondisi awak dan kru bus yang mengangkut rombongan pemudik, terutama yang telah melakukan perjalanan malam.

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andhi, Kamis (22/6) melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurangi kecepatan kendaraan yang melintas di jalur utama mudik di ruas Solo – Semarang, yakni di sepanjang jalur Ampel –Kota Boyolali dengan kontur berbukit dengan tanjakan ataupun tikungan tajam. Sedangkan di ruas Kota Boyolali ke arah Solo hingga Banyudono, yang kondisinya lurus dan menurun, sehingga cenderung membuat pengemudi melaju kencang.

Rekayasa dilakukan, lanjut Kapolres, diantaranya dengan pemasangan ratusan rambu-rambu tambahan yang mengingatkan pengendara untuk membatasi kecepatan maksimal di kisaran 40 km hingga 50 km/jam saja. Dengan kondisi jalan yang padat, kendaraan yang melaju kencang akan sangat berbahaya. "Tujuannnya rekayasa lalin tersebut agar kendaraan mengurangi kecepatannya sehingga potensi kecelakaan berkurang," terang Kapolres.  

Kapolres menambahkan selain pemasangan rambu, patroli mobile di sepanjang jalur utama juga akan ditingkatkan. Bila mendapati rombongan pemudik yang cukup banyak, rombongan tersebut akan dikawal di sepanjang arus utama di wilayah Boyolali dengan posisi pengawal di depan rombongan, sehingga kecepatan kendaraan pemudik bisa diatur menyesuikan kecepatan petugas patroli.  (R-11)

BERITA REKOMENDASI