Cegah Stunting, Klaten Mulai Gencarkan Program ‘Isi Piringku’

KLATEN, KRJOGJA.com – Bupati Klaten, Sri Mulyani membuka secara resmi program Isi Piringku untuk Kabupaten Klaten, Minggu (24/4/2022). Kegiatan ini juga menandai dimulainya pelatihan bagi 700 Guru PAUD, 500 PAUD dan 50 kader posyandu se Kabupaten Klaten yang dilaksanakan Sabtu, 23 April 2022 kemarin secara daring.

IGTKI (Ikatan Guru TK Indonesia) hadir dalam kickoff, juga Sustainable Development Director Danone Indonesia Karyanto Wibowo, dan mitra pelaksana Resourceful Parenting Indonesia (RPI). Pemerintah pada tahun 2017 meluncurkan sebuah program yang dinamakan “Isi Piringku” yang digagas untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Program Isi Piringku adalah program yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat supaya memahami bagaimana porsi makan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi. Isi Piringku adalah pengganti konsep 4 Sehat 5 Sempurna. Konsep lama tersebut kini tidak lagi mengakomodasi pemenuhan gizi seimbang.

Pandemi sudah berjalan lebih dari 2 tahun, pembelajaran tatap muka sampai saat ini masih belum bisa dilakukan secara 100 persem. Program Rumahku Sekolahku ini mengawali mengedukasi Guru PAUD di 500 PAUD yang akan berimbas ke orang tua dan siswa dalam Isi Piringku.

Kabupaten Klaten sendiri berdasarkan SSGI tahun 2021 angka strunting adalah 15,8 persen, dengan tetap dilakukan pencegahan stunting sehingga sesuai target pemerintah di tahun 2024 angka stunting mencapai 14 persen. Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan apresiasi pada program Rumahku Sekolahku karena guru PAUD merupakan orang kedua yang memberikan pendidikan setelah orang tua.

“Kesabaran dan ketelatenan guru-guru PAUD menjadi kunci untuk memberikan edukasi dan kesadaran pentingnya asupan gizi bagi keluarga khususnya anak dan ibu hamil. Pembelajaran ini sangat penting, karena akan mengajarkan kepada orangtua bagaimana menyiasati pengalokasian dana di masa pandemi ini, sehingga walaupun kebutuhan untuk membeli kuota data seperti sudah menjadi kebutuhan pokok, namun diharapkan pemenuhan asupan gizi pada anak tidak terabaikan,” ungkap Sri Mulyani.

BERITA REKOMENDASI