Cintaldo Bangkitkan Semangat Kemandirian

Editor: Ivan Aditya

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Pecinta Alam Indonesia (Cintaldo) SMK Pembaharuan (PN) dan SMK PN 2 Kabupaten Purworejo dibangun sebagai upaya untuk membangkitkan semangat kemandirian pada diri setiap siswa. Membangun jiwa korsa sekaligus memposisikan diri sebagai SAR tradisional, yang sewaktu-waktu siap bergerak untuk kerja kemanusiaan.

“Dulu anggota sifatnya sukarela, tapi sekarang wajib bagi setiap siswa,” kata Drs R Arie Edie Prasetyo MBA dari Yayasan Pembaharuan yang menaungi SMK itu, Kamis (10/01/2018).

Di sela-sela pelantikan anggota Cintaldo angkaan ke-40 di Lapangan SMP Negeri 22 Purworejo di Desa Pelutan Kecamatan Gebang, R Arie Edie Pasetyo yang dalam kegiatan ini bertindak selaku penanggungjawab menjelaskan, Cintaldo yang pertamakali dibentuk pada tahun 1978 hingga kini sudah memiliki ribuan anggota. Mengingat  keanggotaan ini akan terus berlanjut meskipun yang bersangkutan sudah selesai menempuh pendidikan di sekolah itu. “Bahkan hampir setiap pertemuan dengan alumni, yang ditanya selalu Cintaldo,” tandasnya.

Kegiatan pelantikan selalu dilaksanakan di luar kampus, dan memilih tempat terbuka. “Selama ini banyak dilakukan di pantai Kebumen dan Cilacap, namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, tahun ini diselenggarakan di pedesaan,” jelasnya.

Kegiatan selama tiga hari ini diawali dengan perjalanan malam dari kampus menuju lokasi yang berjarak sekitar 16 km. Mengikuti berbagai kegiatan fisik, keagamaan, sosial dan lingkungan hidup. Sehingga setiap kali kegiatan belum tentu semua peserta lolos dan mendapat sertifikat.

“Kali ini ada 23 dari 324 siswa yang terpaksa dipulangkan karena sakit. Kegiatan fisik ini juga diikuti tiga guru yang belum memiliki sertifikat,” kata Ketua Panitia Kegiatan Drs Isman Nugroho. (Nar)

BERITA REKOMENDASI