Coffee Culinary Colabs Kuatkan UMKM di Masa Pandemi

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Menyiasati kondisi perekonomian yang sedang sulit di masa pandemi, sejumlah UMKM pelapak kopi dan petani kopi menggelar Coffee Culinary Collabs (pemasaran bersama kopi dan kuliner) Jateng – DIY di Omah Eyang Resto Prambanan Klaten. Hal ini sebagi sarana memotivasi usaha kecil dan petani kopi untuk tetap eksis di masa pandemi.

Tuan rumah yang juga Asisten Manajer Omah Eyang Resto, Budiawan mengemukakan kolaborasi kopi dan kuliner yang digelar di Omah Eyang itu diselenggarakan untuk saling memotivasi agar pelaku kuliner, pelapak kopi dan juga petani kopi bisa menyiasati kondisi perekonomian yang sedang sulit saat ini. Dalam acara itu tidak hanya dilakukan penjualan, namun juga saling berbagi ilmu bagaimana upaya peningkakan kualitas produksi, pengemasan dan pemasaran.

Dengan adanya kebersamaan itu diharapkan bisa saling menyemangati satu sama lain, sehingga bisa berkembang bersama-sama. “Coffee Culinary Collabs kita gelar Minggu siang hingga pukul 21.00 WIB. Ada workshop juga, akustik dan doorprize untuk pengunjung. Saling menguatkan untuk maju bersama,” kata Budiawan, , Senin (31/05/2021).

Dikarenakan masih masa pandemi, peserta masih dibatasi. Antara lain Kopi Klasik, Kedai Tjangkir, Yopi Kopi, Teko, kedai teh Kalsan dan juga disupport oleh paguyuban Kopi. Panitia juga mengundang petani kopi dari Merapi.

Respon masyarakat terhadap acara tersebut luar biasa. Semula diperkirakan hanya berkisar 60 pengunjung, ternyata membanjir hingga lebih dari 300 pengunjung.

“Tetap dengan prokes ketat, peserta juga kita batasi baru 5 pelapak. Diluar dugaan sudah 300 pengunjung. Ini tidak sekaligus, dalam rentang waktu dari siang hingga malam, Insya Allah tetap aman,” jelas Budiawan pula.

Menurut Budiawan, diundangkan petani Kopi Merapi agar mereka bisa mendapatkan ilmu lebih banyak dari para pelapak kopi yang sudah mahir. Untuk itu, panitia juga mengundang Yopi, seorang mentor yang ahli dalam bidang perkopian untuk menjadi narasumber. Selain memaparkan berbagai hal terkait kopi, Yopi juga menjawab berbagai persoalan dari para pelapak maupun petani kopi. (Sit)

BERITA REKOMENDASI