Debat Perdana Pilkada Klaten Tanpa Kehadiran Pendukung Paslon

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN, KRJOGJA.com – Debat pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Klaten sesi pertama yang akan berlangsung di Al Hakim Convention Hall Jumat (20/11) mendatang, hanya dihadiri internal KPU, Bawaslu, dan tim kampanye dengan jumlah terbatas. Selain itu, paslon juga tidak diperbolehkan membawa pendukung, meskipun di luar gedung.

“Yang ada di ruangan nanti hanya paslon 6 orang, 12 orang tim sukses paslon, 5 orang dari KPU dan 2 orang dari Bawaslu dan panelis. Sedangkan pers diberikan kesempatan memotret pada awal acara dan di akhir acara saja,” kata Komisioner KPU Klaten, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Samsul Huda, Senin (16/11).

Pilkada Klaten 2020 akan diikuti tiga paslon, yakni paslon nomor urut 1 Sri Mulyani-Yoga Hardaya (Mulyo), nomor urut 2 One Krisnata-Muhammad Fajri (ORI), dan nomor urut 3 Arif Budiyono-Harjanta (ABY-HJT).

Lebih lanjut Samsul Huda menjelaskan, kesiapan untuk penyelenggaraan debat paslon tersebut sudah mencapai 90 persen. Semula KPU menghendaki dilakukan gladi bersih siang hari, namun paslon keberatan dan meminta sore hari.

“Debat akan dimulai pukul 19.30, namun semua paslon sudah hadir pukul 17.00 WIB untuk gladi bersih,” jelas Samsul Huda.

Terkait materi pertanyaan, Samsul Huda mengemukakan, tidak ikut campur, dan diserahkan sepenuhnya pada tim panelis. Para panelis sudah menandatangani pakta integritas, untuk menjamin kerahasiaan pertanyaan.

BERITA REKOMENDASI