Delapan Paket Pembangunan Dilelangulang

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Lelang ulang terpaksa dilakukan terhadap delapan paket kegiatan pembangunan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo. Penyebab lelang ulang karena peserta minim dan belum ada rekanan yang memenuhi persyaratan. Diharapkan lelang ulang segera selesai dan pembangunan dapat segera terlaksana.

Plt Kepala DPUPR Sukoharjo Bowo Sutopo Dwi Atmojo, Kamis (8/8) mengatakan, lelang ulang sudah dilaksanakan dan ditargetkan dapat selesai pada akhir bulan ini. Sebelumnya lelang pertama sudah selesai terlaksana pada Juli lalu, namun hasilnya belum ada pemenangnya. Penyebab kegagalan lelang tersebut dikarenakan faktor minimnya peserta, selain itu juga karena peserta lelang gagal memenuhi persyaratan.

DPUPR Sukoharjo melihat kondisi tersebut kemudian melakukan lelang ulang terhadap delapan paket kegiatan pembangunan. Lelang ulang sudah terlaksana dan diikuti oleh sejumlah rekanan.

Delapan paket kegiatan yang terpaksa digelar lelang ulang terdapat di dua bidang yakni Bina Marga dan Cipta Karya. Di bidang Bina Marga paket tersebut tersebut yakni, rehabilitasi jalan Tegalsari-Grogol, rehabilitasi jalan Ngasinan-Karangasem, rehabilitasi jalan Tanjung-Lengking, rehabilitasi jalan Mulur-Bendungan, rehabilitasi jalan Tinggen-Stasiun Gawok, rehabilitasi jalan Tawangsari-Lengking. Sedangkan di bidang Cipta Karya yakni, rehabilitasi saluran pembuang atau drainase Bekonang-Mojo dan rehabilitasi saluran Jalan Slamet Riyadi, Sukoharjo.

Paket kegiatan tersebut sebelumnya sudah diperhitungkan oleh DPUPR Sukoharjo bisa segera dilaksanakan pada akhir Juli atau awal Agustus. Namun ternyata ada kendala sehingga pembangunannya menjadi tertunda.

“Ada delapan paket kegiatan terpaksa dilakukan lelang ulang dan pelaksanaan pembangunan menjadi tertunda. Lelang ulang kami harapkan bisa selesai pada akhir Agustus ini dan proyek dapat segera dikerjakan,” ujarnya.

Perhitungan juga sudah dilakukan DPUPR Sukoharjo dengan menggelar lelang ulang. Salah satu pertimbangnya yakni masih ada cukup banyak waktu. Setelah lelang ulang selesai maka rekanan pemenangnya diwajibkan segera melaksanakan pembangunan. “Sesuai perhitungan kami masih cukup waktu mulai dari lelang ulang hingga pelaksanaan pembangunan dan selesai,” lanjutnya.

DPUPR Sukoharjo sangat berharap lelang ulang dapat selesai sesuai perencanaan dan diketahui pemenangnya. Namun apabila gagal kembali maka pelaksanaan pembangunan kemungkinan besar kembali tertunda. (Mam)

BERITA REKOMENDASI