Delapan Tersangka Jaringan Pengedar Narkoba Diamankan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak delapan tersangka pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu ditangkap Polres Sukoharjo. Total barang bukti yang disita sebanyak 70 gram sabu. Penangkapan dilakukan petugas setelah menerima informasi masyarakat dan melakukan penyelidikan untuk membongkar jaringan tersebut.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Rabu (18/11/2020), mengatakan, Polres Sukoharjo berhasil membongkar jaringan narkoba jenis sabu yang melibatkan delapan orang tersangka dengan peran berbeda mulai dari pengedar dan pemakai. Para tersangka tersebut yakni AMR (24) warga Gumpang Kartasura, HP (40) warga Banjarsari Solo, GW (46) warga Joyontakan Serengan Solo, AN warga Semin Gunung Kidul, AA (32) warga Kadilangu Baki, SHP (38) warga Wirogunan Kartasura, D (36) warga Mojosari Polokarto, serta BN (47) warga Klumprit Mojolaban.

Terbongkarnya jaringan narkoba jenis sabut berawal saat Polres Sukoharjo menangkap satu tersangka AMR disebuah jalan di area persawahan di wilayah Desa Mayang, Kecamatan Gatak pada 19 September malam. AMR berperan sebagai kurir yang mengantarkan pesanan narkoba jenis sabu pada pemakai. Petugas dalam penangkapan tersebut mengamankan barang bukti 55 gram sabu.

Berawal dari penangkapan tersebut Polres Sukoharjo kemudian mengembangkan penyelidikan terkait kasus peredaran narkoba jenis sabut. Polisi kemudian berhasil menangkap satu tersangka lain AN di Desa Krajan, Kecamatan Weru pada 28 September dengan barang bukti 2,55 gram sabu.

“Berawal dari penangkapan pengedar sabu AMR kemudian dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap total delapan tersangka. Barang bukti yang diamankan total sebanyak 70 gram,” ujarnya.

Dalam penangkapan terhadap delapan orang tersangka narkoba jenis sabu dipastikan mereka semua merupakan satu jaringan. Hal ini sesuai dengan keterangan para tersangka saat dalam pemeriksaan petugas.

“Delapan tersangka ini satu jaringan dan berasal dari berbagai wilayah. Mereka semua sudah tertangkap di delapan tempat kejadian perkara (TKP),” lanjutnya.

Delapan tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup. (Mam)

BERITA REKOMENDASI