Denda Masker Rp 250 Ribu Hoax, Masyarakat Diminta Patuh

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Masyarakat diminta tenang dan tidak terpancing kabar hoax yang marak beredar di media sosial menyebut pelaku pelanggaran tak gunakan masker saat razia akan dikenakan denda uang tunai Rp 250.000.

Petugas dari tim gabungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo hanya akan memberikan pembinaan sekaligus pemberian masker gratis bagi pelaku pelanggaran. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sukoharjo Heru Indarjo, Selasa (23/6) mengatakan, kabar yang beredar di media sosial dan perpesan di masyarakat menyebut sanksi denda uang tunai Rp 250.000 bagi pelaku pelanggaran tidak memakai masker saat razia tim gabungan tidak benar. Informasi tersebut hoax dan menyesatkan. Masyarakat diminta tenang dan tidak terpancing dengan kabar tersebut. Sebab selama ini di lapangan petugas justru memperbanyak memberikan edukasi dan sosialisasi sekaligus membagikan masker gratis pada masyarakat saat razia digelar.

“Tidak ada sanksi denda apalagi membayar uang tunai pada petugas sebesar Rp 250.000. Saat razia petugas justru memberikan edukasi atau pengertian tentang pentingnya memakai masker saat ini. Petugas juga membagikan masker gratis pada masyarakat saat razia. Pembagian masker gratis juga banyak dilakukan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan hingga RT/RW,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI