Desa Ponggok Siapkan Rp 600 Juta Bantu Ekonomi Warga

Editor: Ivan Aditya

KLATEN, KRJOGJA.com – Pemerintah Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Jawa Tengah menyiapkan dana Rp 600 juta guna membantu perekonomian warganya selama masa pandemi virus Corona (Covid-19). Ponggok merupakan desa wisata sehingga sangat terasa dampak akibat pandemi Covid-19. Di Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dari 11 unit usaha yang ada hanya 3 unit usaha yang masih berjalan sedangkan sisanya berhenti total.

“Kalau dihitung kerugian akibat dampak Covid-19 ini mencapai Rp 30 – 40 juta per hari. Karena kami bergerak di sektor wisata maka kami membuat kebijakan-kebijakan untuk menanggulangi Covid-19,” kata Kepala Desa Ponggok, Junaedi Mulyono kepada KRJOGJA.com, Kamis (23/04/2020).

Penanggulangan Covid-19 dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti penyemprotan disinfektan secara berkala, pembagian masker, alat pelindung diri (APD), alat semprot, dan pendukung lainnya. Selain itu juga melakukan strategi untuk membantu ekonomi masyarakat.

Junaedi menjelaskan, dampak Covid-19 bukan hanya kesehatan, melainkan juga ekonomi dan sosial. Untuk itu pemerintah desa membuat program simulus. Tahap pertama simulus diambil dari Lazisawa (Lembaga Amal Zakat Infak Shodaqoh dan Wakaf) yakni berupa sembako kepada 130 kepala keluarga (KK) yang meliputi lansia, fakir miskin, jompo, yatim piatu, dan lainnya.

BERITA REKOMENDASI