Dewan Soroti Kegagalan Pilkades Gedangan Grogol

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – DPRD Sukoharjo memberikan sorotan atas batalnya penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) di Desa Gedangan Kecamatan Grogol. Sebab pembatalan tersebut tidak perlu terjadi karena seluruh tahapan dan persiapan telah selesai dan matang dikerjakan.

Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto, Sabtu (10/12/2016) mengatakan, batalnya pilkades di Desa Gedangan Kecamatan Grogol sangat disayangkan. Pembatalannya sendiri dilakukan satu hari sebelum coblosan dilaksanakan Kamis (08/12/2016).

Batalnya gelaran pilkades di Desa Gedangan Kecamatan Grogol berimbas pada tidak jadinya ada kepala desa baru. Roda pemerintahan disana tetap akan dipegang oleh Pj Kepala Desa.

Wakil Ketua DPRD Sukoharjo Sunoto menambahkan, memang menyayangkan batalnya pilkades di Desa Gedangan Kecamatan Grogol. Meski demikian pembatalan sudah terjadi dan tidak perlu mencari kesalahan. Sekarang masing masing pihak baik dari panitia tingkat desa maupun kabupaten harus instrospeksi diri dan terbuka kepada masyarakat.

Salah satu yang disorot untuk terbuka yakni berkaitan dengan adanya kecurigaan dari masyarakat kepada panitia. Kecurigaan muncul karena ada beberapa calon kepala desa tidak lolos dalam seleksi tambahan berupa tes tertulis yang digelar panitia.

“Harus ada keterbukaan dari panitia agar kecurigaan warga tidak berlarut. Bagaimana teknis penentuan lulus dan tidaknya peserta tes dari calon kepala desa harus dijelaskan ke masyarakat,” ujar Sunoto.

Sunoto menegaskan jawaban dari panitia sangat dibutuhkan sekarang untuk meredam kecurigaan masyarakat, karena yang terjadi di warga kecurigaan tersebut ada karena calonnya gagal lolos. “Bisa saja hasil tes diumumkan ke masyarakat. Secara aturan juga tidak ada yang melarang pengumuman,” lanjutnya.

DPRD Sukoharjo dengan kejadian batalnya pilkades di Desa Gedangan Kecamatan Grogol menjadi catatan penting. Harapannya kedepan dalam penyelenggaraan pilkades tidak sampai terjadi lagi. (Mam)

BERITA REKOMENDASI