Dewan Soroti RSUD Sukoharjo Sepi Pasien

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Komisi IV DPRD Sukoharjo soroti kondisi RSUD Sukoharjo karena sepi pasien dan berakibat terjadinya penurunan pendapatan daerah. Hal tersebut terjadi karena dampak rujukan berjenjang terhadap pasien pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sorotan juga diberikan para wakil rakyat berkaitan dengan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) disejumlah rumah sakit.

Ketua Komisi IV DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, Selasa (06/08/2019) mengatakan, ada dua persoalan yang diterima oleh Komisi IV DPRD Sukoharjo pertama menyangkut pelayanan kesehatan di rumah sakit terhadap pasien JKN. Keluhan muncul karena masyarakat pemegang kartu BPJS mendapatkan pelayanan sulit saat berobat di rumah sakit. Salah satunya alasan yang diterima karena bangsal atau tempat pelayanan penuh. Akibatnya membuat pasien menjadi lama tertangani.

Persoalan lainnya menyangkut tipe rumah sakit di Sukoharjo. Ada temuan rumah sakit swasta dengan kondisi dilihat secara fisik seharusnya memiliki tipe B justru masih menggunakan tipe C. Kondisi tersebut sangat berpengaruh pada pelayanan kesehatan masyarakat pemegang program BPJS. 

"Masalah ini yang sedang kami urai dengan melakukan sidak dan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dan BPJS Kesehatan Sukoharjo," ujarnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sukoharjo Agus Sumantri mengatakan, pihaknya menyoroti masalah tipe rumah sakit. Berawal dari sini membuat pelayanan kesehatan pada masyarakat khususnya di RSUD Sukoharjo yang memiliki tipe B mengalami penurunan drastis. Hal itu disebabkan karena sistem rujukan berjenjang pasien BPJS Kesehatan dari Puskesmas ke rumah sakit tipe C. 

Agus mengatakan, kondisi RSUD Sukoharjo sekarang mengalami masalah penurunan jumlah pasien dan pendapatan. Pasien sekarang berobat di rumah sakit swasta tipe C. Kejadian tersebut sangat berpengaruh pada keberlangsungan rumah sakit daerah. 

"Informasi yang masuk dari pihak RSUD Sukoharjo ke Komisi IV DPRD Sukoharjo pada pertemuan sebelumnya diketahui bahwa kondisi RSUD Sukoharjo sekarang mengalami penurunan jumlah pasien dan pendapatan karena faktor rujukan berjenjang pasien BPJS di rumah sakit. Pasien sekarang tidak bisa langsung dirujuk ke RSUD Sukoharjo karena memiliki tipe B tapi ke rumah sakit swasta tipe C," ujarnya.

Atas kondisi tersebut membuat Komisi IV DPRD Sukoharjo meminta kepada Pemkab Sukoharjo untuk mengambil langkah terkait RSUD Sukoharjo. Apabila dibiarkan maka membuat membuat kondisi RSUD Sukoharjo semakin memprihatinkan.

Salah satu upaya yang harus segera dilakukan yakni berkaitan penyelamatan terhadap RSUD Sukoharjo agar pasien yang berobat kembali meningkat. Dengan demikian maka pendapatan rumah sakit daerah juga bertambah. (Mam)

BERITA REKOMENDASI