Di Jateng-DIY Ada 15.871 Peserta JKN/KIS Ajukan Relaksasi Tunggakan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Terhitung mulai 1 Juli hingga Oktober 2020, ada 15.871 peserta Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS) di Kedeputian Wilayah Jateng-DIY mengajukan relaksasi tunggakan atau program keringanan pembayaran tunggakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dari jumlah tersebut, 12.930 atau 81 persen telah membayarkan. Sisanya hanya mendaftar saja tanpa membayar iuran, sehingga status kepesertaannya tetap tidak aktif.

“Dari jumlah tersebut, total dana yang berhasil kita kumpulkan lebih dari Rp 4 miliar,” ujar Asisten Deputi Bidang Perencanaan Iuran dan Keuangan BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jateng-DIY Markus Susilo dalam media gathering BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jateng-DIY di Best Western Premier Sukoharjo Jawa Tengah, Senin (30/11).

Relaksasi tunggakan dilaksanakan sesuai dengan Perpres Nomor 64/2020 dan berlaku mulai tanggal 1 Juli hingga 31 Desember 2020. Masyarakat khususnya peserta mandiri atau Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) yang tidak membayar iuran lebih dari tanggal 10 setiap bulan, maka otomatis status kepesertaannya menjadi non aktif. Dan banyak peserta yang menunggak membayar lebih dari sebulan, bahkan sampai tahunan.

Sebelumnya, peserta harus membayarkan semua tunggakan sesuai dengan jumlah bulan maksimal 24 bulan plus satu bulan berjalan baru status kepesertaannya aktif. Namun dalam program relaksasi ini, cukup membayarkan enam bulan plus satu bulan berjalan dan statusnya otomatis aktif.

BERITA REKOMENDASI