Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Terbakar

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Rumah milik Rohadi warga Dukuh Sidowayah, Desa Ngreco, Kecamatan Weru terbakar. Penyebabnya diduga karena korsleting listrik setelah Rohadi mengisi ulang baterai sepeda listrik miliknya.

Proses isi ulang baterai tersebut dilakukan diatas kasur dan ditinggal pergi dalam keadaan rumah kosong. Kejadian tersebut diketahui warga dan dengan cepat melaporkan pada petugas untuk melakukan pemadaman sehingga meminimalisir kerugian.

Kapolsek Weru AKP M Busro, Kamis (25/03/2021) mengatakan, kebakaran terjadi pada Rabu (24/03/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Kronologis kejadian bermula saat Rohadi mengisi ulang baterai sepeda listrik miliknya di dalam kamar. Pengisian dilakukan dengan melepas baterai dari sepeda listrik dan mengisinya di atas kasur.

Saat dalam pengisian ulang baterai sepeda listrik Rohadi kemudian pergi meninggalkan rumah untuk bekerja berjualan ke wilayah Kecamatan Tawangsari. Rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong tanpa penghuni dengan posisi meninggalkan baterai sepeda listrik yang masih diisi ulang.

Diduga saat pengisian ulang baterai sepeda listrik tersebut muncul percikan api dan membakar kasur. Api semakin membesar dan membakar bagian rumah. Kejadian tersebut diketahui warga setelah melihat kepulan asap dari rumah Rohadi. Warga kemudian langsung melaporkan kejadian ke petugas terkait.

Ditengah kejadian kebakaran warga juga berusaha memadamkan api sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang. Selang tidak lama petugas pemadaman kebakaran datang dan berhasil memadamkan api.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik dari pengisian ulang baterai sepeda listrik yang ditinggalkan pemilik rumah di kamar. Kondisi rumah juga dalam keadaan kosong ditinggal berjualan,” ujarnya.

Kabid Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja Sukoharjo Margono, mengatakan, proses pemadaman kebakaran rumah warga di Dukuh Sidowayah, Desa Ngreco, Kecamatan Weru membutuhkan waktu sekitar satu jam. Saat kejadian kondisi rumah dalam keadaan kosong. Akibat kejadian tersebut sejumlah barang hangus terbakar.

“Kebakaran berhasil dipadamkan dan tidak sampai menjalar ke tempat lain. Hanya sekitar 10 persen saja yang terbakar,” ujarnya.

Barang yang hangus terbakar tersebut seperti kasur, lemari dan beberapa peralatan listrik. Margono meminta pada warga untuk tetap waspada bahaya kebakaran dengan meninggalkan barang elektronik dalam keadaan menyala saat meninggalkan rumah.

“Salah satu penyebab kebakaran yang sering terjadi karena korsleting listrik. Kami minta masyarakat tetap waspada terhadap bahaya kebakaran,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI