Difabel Sukoharjo Dapat Pelatihan Berwirausaha

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Difabel mendapatkan pelatihan keterampilan sebagai modal kerja atau membuka usaha. Pelatihan penting diberikan sebagai bentuk perhatian serta peningkatan kemampuan untuk hidup mandiri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo Bahtiyar Zunan mengatakan, difabel sangat perlu mendapatkan pelatihan kerja. Hal itu disebabkan karena kondisi mereka masih minim memiliki bekal keterampilan. Bentuk pelatihan keterampilan tersebut seperti menjahit, kerajinan, membuat produk makanan dan minuman, servis elektronik dan lainnya.

Pelatihan diberikan secara bertahap kepada para difabel di Sukoharjo, sistem tersebut disebabkan karena keterbatasan petugas pelatih dan peralatan. Dalam satu gelombang pelatihan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo menerima sedikitnya sepuluh difabel.

Mereka dilatih secara intens dari petugas dengan harapan materi pelatihan bisa diserap para peserta. “Pelatihan diberikan baik dalam bentuk teori dan praktek,” ujar Bahtiyar Zunan kepada KRJOGJA.com, Kamis (07/09/2017).

Untuk pelatihan pihak Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja juga melibatkan paguyuban difabel. Mereka dilibatkan karena memiliki kedekatan serta kemampuan komunikasi dengan difabel.

Selain materi para difabel nantinya juga akan diberikan kemudahan berkaitan dengan permodalan membuka usaha. Khusus mengenai hal tersebut, Zunan mengatakan perlu melakukan koordinasi dengan instansi lain.

“Minimal bank resmi pemerintah atau instansi terkait. Mereka perlu membantu berkaitan dengan modal usaha difabel,” lanjutnya.

Zunan mengatakan, dibeberapa wilayah di Sukoharjo sudah cukup banyak difabel membuka usaha. Mereka berwirausaha setelah mendapatkan pelatihan untuk hidup mandiri. (Mam)

BERITA REKOMENDASI