Diketahui Positif Virus Corona Nekat Mudik ke Sukoharjo

Yunia menjelaskan, warga asal Kecamatan Weru tersebut awalnya sudah diketahui positif virus corona saat masih merantau di Jakarta. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya hasil pemeriksaan laboratorium yang hasilnya positif virus corona. Meski demikian, orang tersebut nekat mudik ke Sukoharjo dan melakukan kontak dengan orang lain.

“Jadi total ada tiga tambahan kasus baru temuan positif virus corona pada pemudik yang sebelumnya diketahui sudah positif virus corona sejak ada diperantauan. Sebelum tanggal 15 Juni kemarin ada dua temuan, satu pemudik dari Surabaya sebagai penjual jamu pulang ke kampung halaman di wilayah Kecamatan Bulu, kemudian seorang satpam dari Jakarta pulang kampung ke wilayah Kecamatan Kartasura. Terakhir seorang perempuan pada 16 Juni bekerja sebagai pembantu rumah tangga mudik dari Jakarta ke kampung halaman di wilayah Kecamatan Weru,” ujarnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo memberi catatan terkait lolosnya ketiga pemudik yang sudah positif virus corona namun tetap bisa keluar dari asal pemudik yakni Surabaya dan Jakarta. Padahal kedua daerah tersebut masih menerapkan aturan ketat terkait penanganan virus corona.

“Kasus asal Kecamatan Weru, orang tersebut mudik dari Jakarta menggunakan bus. Kemudian tiba di Sukoharjo dan ganti menggunakan taksi. Selanjutnya setelah sampai di rumah esok harinya pergi ke Puskesmas untuk berobat dan ke tempat lain melakukan kontak dengan orang lain. Petugas sudah melakukan pelacakan terhadap orang yang sudah kontak erat tersebut,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI