Dinsos Sukoharjo Tunggu Kejelasan Pusat

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo masih menunggu kejelasan jumlah penerima dan komponen penerima Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2019. Sampai sekarang data valid belum turun dan ada kemungkinan berubah dari pemerintah pusat.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo Sarmadi, Rabu (23/01/2019) mengatakan, pihaknya sampai sekarang belum mendapatkan kejelasan mengenai jumlah penerima dan komponen penerima PKH tahun 2019 karena masih menunggu kepastian dari pemerintah pusat. Meski begitu diperkirakan data yang dibutuhkan akan diterima pada akhir Januari ini. Hal itu sesuai informasi yang diberikan pusat pada daerah beberapa hari lalu.

Informasi lain yang diterima Dinsos Sukoharjo yakni mengenai kemungkinan terjadinya perubahan komponen penerima PKH tahun 2019. Apabila pada tahun 2018 lalu penerima PKH menerima komponen secara flat namun pada tahun 2019 ini akan berubah kembali per komponen.

Perubahan dilakukan pemerintah pusat karena melihat proses dan evaluasi penyaluran PKH tahun 2018. Hasilnya diketahui karena memang masing masing kebutuhan penerima PKH berbeda. Pemerintah akan mempermudah penyaluran bantuan agar para penerima bisa merasakan besar manfaatnya.

"Data baik jumlah penerima, komponen penerima dan teknis lainnya kami belum mendapat kepastian dari pemerintah pusat. Kami masih menunggu kejelasan," ujarnya.

Dinsos Sukoharjo sekarang menerima informasi diperkirakan jumlah penerima dan  komponen penerima diperkirakan turun pada akhir Januari nanti. Sedangkan penyaluran akan dilaksanakan Februari mendatang.

Pada penyaluran tersebut akan disalurkan bantuan untuk periode Januari, Februari dan Maret. Meski begitu kepastiannya masih akan menunggu kejelasan dari pusat. "Data pasti kami belum bisa menjelaskan tapi ada kemungkinan sama dengan tahun kemarin," lanjutnya.

Data dari Dinsos Sukoharjo data penerima PKH tahun 2018 ada sebanyak 31.228 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penerima tersebut pada tahun lalu mendapatkan bantuan sepenuhnya dari pemerintah pusat.

Sarmadi menjelaskan, pada penyaluran PKH tahun 2018 lalu penerima bantuan untuk keluarga yang mempunyai anak sekolah dasar (SD) sebesar Rp 900 ribu pertahun, SMP Rp 1,5 juta dan SMA Rp 2 juta.

Total nilai yang diberikan pemerintah pada penerima PKH tahun 2018 dilakukan secafa flat Rp 1.890.000. Sedangkan tahun 2019 ada kemungkinan dikembalikan lagi perkomponen.

"Pemerintah dulu pernah memberikan bantuan pada penerima PKH perkomponen tapi kemudian pada tahun 2018 diubah menjadi flat atau dipukul rata. Tahun 2019 ini penyaluran PKH ada kemungkinan dikembalikan lagi perkomponen," lanjutnya.

Dinsos Sukoharjo berharap perubahan sistem dalam penyaluran bantuan PKH kepada masyarakat diharapkan tidak dipermasalahkan. Pada intinya penerima nantinya tetap akan menerima haknya sesuai dengan ketentuan berlaku. (Mam)

BERITA REKOMENDASI