Disdikbud Sukoharjo Pantau Anak Usia Sekolah

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Anak usia sekolah di Kabupaten Sukoharjo kemungkinan besar sudah mendapat sekolah sebagai tempat pendidikan pada tahun ajaran baru 2022/2023. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo akan memastikannya dengan melakukan pemantauan, pemetaan dan pendataan ulang saat tahun ajaran baru dimulai 11 Juli mendatang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Sukoharjo Darno, Selasa (28/06/2022) mengatakan, Disdikbud Sukoharjo setiap akhir tahun ajaran dan memasuki tahun ajaran baru pendidikan sekolah melakukan pemetaan dan pendataan kondisi anak usia sekolah disemua tingkat sekolah mulai PAUD hingga SMA dan SMK. Hal ini dilakukan untuk mengetahui anak usia sekolah di Kabupaten Sukoharjo tetap bisa mendapatkan sekolah.

“Anak usia sekolah di Kabupaten Sukoharjo kemungkinan besar sudah mendapatkan sekolah sebagai tempat pendidikan. Kalaupun ada yang tidak sekolah karena ada catatan atau kondis khusus. Sekolah di Kabupaten Sukoharjo juga cukup untuk menampung anak anak usia sekolah,” ujarnya.

Darno mengatakan, anak usia sekolah sangat banyak dan tersebar di 12 kecamatan. Anak-anak tersebut nantinya harus mendapatkan tempat pendidikan di sekolah. Disdikbud Sukoharjo menjamin jumlah sekolah yang tersedia sekarang mampu memenuhi kebutuhan pendidikan.

Disdikbud Sukoharjo berkoordinasi dengan dinas terkait khususnya mengenai data kependudukan dan status keluarga. Sebab kondisi di masing-masing kecamatan berbeda.

“Ada satu kecamatan dengan kepadatan penduduk tinggi membuat sekolah kelebihan bahkan menolak siswa baru. Tapi di kecamatan lain banyak sekolah kekurangan siswa baru. Data kependudukan khususnya terkait anak sangat penting,” lanjutnya.

Sekolah negeri yang sampai penutupan pendaftaran masih kekurangan siswa baru tetap diminta melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Disdikbud Sukoharjo belum bisa mengambil tindakan penutupan atau penggabungan sekolah karena kondisi di wilayah tersebut sangat membutuhkan keberadaan sekolah untuk pendidikan anak-anak disana.

Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi mengatakan, anak-anak usia sekolah di Kabupaten Sukoharjo dipastikan harus bisa mendapatkan sekolah sebagai tempat pendidikan. Hal ini penting untuk menciptakan generasi penerus yang handal.

Anak usia sekolah juga diminta bisa mendapatkan sekolah. Terlebih lagi masih banyak sekolah negeri yang kekurangan siswa baru saat penerimaan peserta didik baru (PPDB) online resmi ditutup beberapa hari lalu dan dilanjutkan secara offline.

“Anak-anak usia sekolah tetap harus sekolah. Masih banyak sekolah kekurangan siswa baru. Disdikbud Sukoharjo harus memastikan hak pendidikan anak bisa terpenuhi,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI