Dishub Petakan Titik Rawan Pelanggaran Prokes Malam Tahun Baru

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo memperketat pengawasan titik rawan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) saat malam tahun baru. Beberapa titik jalan dan pusat keramaian diawasi bersama tim gabungan. Pelaku pelanggaran nanti akan ditindak secara tegas sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona.

Plt Kepala Dishub Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Senin (28/12/2020), mengatakan, beberapa titik jalan dan pusat keramaian nanti akan dilakukan pengawasan secara ketat oleh tim gabungan. Dishub Sukoharjo dalam hal ini akan melakukan penertiban kendaraan yang berkerumun di jalan saat malam tahun baru.

Beberapa titik rawan tersebut seperti di Alun Alun Satya Negara, simpang lima Tugu Adipura dan Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah Sukoharjo. Selain itu beberapa titik jalan juga rawan kerumunan massa seperti di Jalan Jenderal Sudirman, Sukoharjo, Jalan Ir Soekarno, Solo Baru, Grogol, Jalan A Yani, Kartasura.

“Karena masih pandemi virus corona maka kerumunan massa dilarang. Dishub Sukoharjo akan melakukan penertiban dibeberapa titik rawan saat malam tahun baru,” ujarnya.

Dishub Sukoharjo akan menempatkan petugas untuk berjaga bersama dengan tim gabungan dibeberapa titik rawan pelanggaran prokes. Penindakan akan dilakukan dengan memberikan sanksi bagi pelaku pelanggaran prokes seperti teguran hingga denda.

Pengawasan juga akan dilakukan Dishub Sukoharjo terhadap arus lalu lintas. Toni mengatakan, dalam kondisi pandemi virus corona seperti sekarang seharusnya tidak ada kemacetan atau keramaian kendaraan. Apabila ada maka petugas akan langsung melakukan penindakan berupa pembubaran paksa.

“Perayaan tahun baru kali ini berbeda dibanding sebelumnya karena ada pandemi virus corona. Jadi tidak ada kerumunan massa atau keramaian di jalan,” lanjutnya.

Toni menambahkan, dalam menghadapi tahun baru Dishub Sukoharjo juga mewaspadai pergerakan kendaraan pendatang dari berbagai daerah masuk ke wilayah Sukoharjo. Kendaraan tersebut harus dilakukan penyekatan untuk meminimalisir masuknya pendatang yang membawa virus corona.

Beberapa titik penyekatan kendaraan pendatang sudah dijaga ketat oleh petugas. Salah satunya di Jalan A Yani di wilayah Kecamatan Kartasura. Petugas menghentikan kendaraan dari luar daerah untuk dilakukan pemeriksaan.

“Kami juga antisipasi adanya lonjakan pendatang baik menjelang maupun saat tahun baru. Pencegahan dilakukan agar tidak terjadi penularan virus corona di Sukoharjo dari pendatang,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI