Dispendukcapil Sukoharjo Jamin Pelayanan KTP-el Cepat Cetak

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) menjadi kartu identitas resmi yang digunakan di Kabupaten Sukoharjo. Surat keterangan (suket) sudah lama tidak berlaku sesuai kebijakan pemerintah pusat. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo mempercepat pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) pada masyarakat dengan membuka pelayanan online dan program percepatan rekam data dan pencetakan sehingga tidak terjadi penumpukan permintaan.

“Sesuai kebijakan dari Bupati Sukoharjo Etik Suryani pelayanan di Dispendukcapil Sukoharjo harus cepat, transparan dan gratis. Sebab pelayanan adminduk sangat dibutuhkan masyarakat dan tidak boleh menunda sehingga menumpuk banyak,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo Budi Susetyo, Sabtu (29/05/2021).

Dispendukcapil Sukoharjo meminta pada masyarakat yang masih menyimpan suket untuk segera melapor pada petugas dan mengambil KTP-el. Suket bersifat sementara dan warga yang beberapa tahun lalu masuk antrean dipastikan KTP-el sudah dicetak dan tinggal diambil ke kantor Dispendukcapil Sukoharjo.

“Itu antrean lama dan tinggal diambil. Apabila tidak maka akan diantar dan kami koordinasikan dengan pihak pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan. Sedangkan permohonan adminduk sekarang langsung proses dan dicetak tanpa menunggu lama,” lanjutnya.

Dispendukcapil Sukoharjo sekarang memiliki stok blangko cetak KTP-el sekitar 10.000 keping. Stok tersebut aman untuk memenuhi kebutuhan pencetakan KTP-el masyarakat selama beberapa bulan kedepan.

Pelayanan di kantor Dispendukcapil Sukoharjo sendiri dalam satu hari ada sekitar 200-300 orang pemohon adminduk mulai KTP-el, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, Kartu Indentitas Anak (KIA) dan lainnya. Permintaan pelayanan masyarakat tersebut semuanya dapat terpenuhi termasuk sekarang disaat pandemi virus Corona. Pemohon bisa mendapatkan pelayanan tanpa antrean panjang demi menghindari kerumunan massa sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus Corona.

“Pencetakan KTP-el bagi warga atau pemohon baru usia 17 tahun setelah dicetak maka KTP-el tersebut akan diantar melalui Kantor Pos ke alamat masing-masing pemohon. Pelayanan itu untuk percepatan sekaligus menghindari kerumunan massa di kantor Dispendukcapil Sukoharjo karena masih pandemi virus Corona,” lanjutnya.

Dispendukcapil Sukoharjo sekarang memiliki sebanyak tujuh alat cetak KTP-el. Alat tersebut semuanya berada di kantor Dispendukcapil Sukoharjo. Jumlah tersebut sudah mampu memenuhi kebutuhan permintaan masyarakat dengan kemampuan cetak per hari satu alat maksimal 400 keping KTP-el. Namun dalam pelaksanaanya sekarang hanya sekitar 200-300 keping KTP-el saja sesuai permohonan masyarakat. (Mam)

BERITA REKOMENDASI