Dispendukcapil Tetap Layani Adminduk

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo tetap memberikan pelayanan penuh Administrasi Kependudukan (Adminduk) pada masyarakat. Pengaturan pegawai dilakukan seiring diterapkannya Work From Home (WFH) dampak penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pelayanan dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispendukcapil Sukoharjo Sukito, Senin (11/01/2021), mengatakan, Dispendukcapil Sukoharjo tetap melayani proses pembuatan adminduk pada masyarakat ditengah penerapan WFH dan PSBB di Sukoharjo. Pelayanan dilakukan penuh dengan membagi kerja para pegawai sebanyak 50 persen di kantor. Sedangkan 50 persen lagi bekerja dari rumah menyesuaikan dengan kondisi sekarang masih pandemi virus corona.

“Pelayanan adminduk di kantor Dispendukcapil Sukoharjo selama penerapan WFH dan PSBB tetap berjalan normal. Hanya ada perbedaan pembagian kerja pegawai saja hanya 50 persen, artinya ada yang bekerja di kantor dan dari rumah,” ujarnya.

Pegawai yang bekerja di kantor tetap memberikan pelayanan penuh pada masyarakat. Mereka bekerja sesuai dengan jadwal yang telah diberikan. “Masyarakat tidak perlu khawatir selama WFH dan PSBB tidak terlayani. Sebab sudah ada pegawai yang tetap bekerja di kantor melayani pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK) dan lainnya,” lanjutnya.

Data dari Dispendukcapil Sukoharjo diketahui hingga 8 Januari 2021 diketahui ada 1.450 keping KTP-el sudah dicetak. Jumlah tersebut sangat banyak karena lebih dari seribu keping KTP-el dalam rentang waktu delapan hari pada awal Januari tahun 2021 ini.

Sebanyak 1.450 keping KTP-el yang dicetak Dispendukcapil Sukoharjo tersebut selanjutnya tinggal didistribusikan atau dibagi ke pemohon. Hal itu dilakukan setelah sebelumnya warga atau pemohon mengajukan permohonan cukup lama. “Untuk data rekam KTP-el ada 172 orang dan terus bertambah nanti karena masih banyak yang antre,” lanjutnya.

Data lain diketahui penerbitan KK sebanyak 1.549 lembar, penerbitan biodata 179 lembar, surat pindah 136 lembar, surat kedatangan 269 lembar, penerbitan akta kelahiran 290 lembar, penerbitan akta kematian 217 lembar, penerbitan akta perkawinan 8 lembar dan penerbitan akta perceraian 2 lembar. (Mam)

BERITA REKOMENDASI