Dispendukcapil Verifikasi Ulang 33 Ribu Penduduk

SUKOHARJO (KRjogja.com) –  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sukoharjo menindaklanjuti informasi ada 33 ribu penduduk Kabupaten Sukoharjo sesuai data pemerintah pusat diketahui belum melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) sehingga melakukan verifikasi ulang.

Kepala Dispendukcapil Sukoharjo Sriwati Anita, Rabu (28/09/2016) mengakui hal itu dan langsung melibatkan dari RT/RW, kepala desa, lurah dan camat guna verifikasi ulang. Selanjutnya pada awal Oktober mendatang akan direkap.

"Warga yang belum melakukan perekaman data kependudukan KTP-el sesuai data pemerintah pusat kemungkinan ada yang sudah meninggal, pindah kependudukan dan lainnya,” lanjutnya.

Proses perekaman data kependudukan KTP-el ditegaskan Anita sangat penting bagi warga. Sebab data tersebut menjadi acuan pokok terkait kependudukan. 
“Semua penduduk Sukoharjo wajib melakukan perekaman data kependudukan KTP-el. Tahap selanjutnya tinggal pencetakan. Baik rekam maupun cetak sama pentingnya,” lanjutnya.

Data di Dispendukcapil Sukoharjo total ada 11 ribu keping KTP-el masuk dalam daftar antrian. Dipekirakan butuh waktu lebih dari satu bulan untuk menyelesaikan semua pencetakan tersebut.

“Kapasitas alat yang kita miliki untuk cetak KTP-el maksimal 400 keping. Sedangkan posisi sekarang sudah ada 11 ribu masuk daftar tunggu cetak. Belum lagi dari pemohon baru dan membuat panjang daftar antrian. Jadi butuh waktu lama untuk menyelesaikan semua,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI