Disperindag Ajukan Tambahan Kuota Gas Elpiji 3 Kg

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Gas elpiji 3 kilogram mulai langka di wilayah Kecamatan Kartasura. Untuk mengatasi kelangkaan serta memenuhi kebutuhan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sukoharjo mengajukan tambahan kuota sebesar 3 persen dari sebelumnya ke PT Pertamina.

Pedagang gas elpiji 3 kilogram di Kartasura, Esti mengatakan, gas elpiji 3 kilogram mulai sulit didapat sejak satu pekan terakhir. Biasanya permintaan sebanyak 12 tabung bisa terpenuhi namun menurun hanya delapan saja. “Stok hari ini kosong karena belum dapat kiriman dari pangkalan,” ujar Esti kepada KRjogja.com, Kamis (01/09/2016).

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Sukoharjo Bambang Sri Setiyono mengatakan, pihaknya belum mendengar kabar adanya kelangkaan atau stok gas elpiji 3 kilogram habis di pasaran. Apabila ada masalah di lapangan maka petugas akan mendapatkan laporan resmi.

Disperindag Sukoharjo sudah melakukan pemantauan di lapangan dan belum menemukan kelangkaan. Artinya stok barang masih ada dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kami sudah pantau dan belum ada temuan kelangkaan. Kalaupun ada kelangkaan maka kami akan komunikasi dengan para agen agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Bambang.

Disperindag Sukoharjo untuk memenuhi kebutuhan gas elpiji 3 kilogram sudah mengajukan tambahan kuota sebesar 3 persen dari kuota sekarang sebanyak 27.234 tabung per hari. Pengajuan tambahan sudah dilakukan beberapa hari lalu dan tinggal menunggu jawaban. (Mam)

BERITA REKOMENDASI