DKK Sukoharjo Ambil Sampel WGS Kasus Positif Corona Terkait Kudus

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mengambil sampel whole genome sequencing (WGS) pada tiga kasus positif virus Corona tertular dari Kudus. Pengambilan sampel diperlukan untuk diperiksa di laboratorium sebagai antisipasi penyebaran varian baru virus Corona dari India. Sampel WGS diambil DKK Sukoharjo juga sebagai tindaklanjut dari kebijakan pemerintah pusat dan provinsi Jawa Tengah. Sampel WGS tersebut masih dilakukan pemeriksaan di Sukoharjo dan belum dikirim ke pusat dan provinsi.

“Kecurigaannya memang tertular dan turunan dari Kudus. Tapi apa itu juga virus Corona varian baru dari India kami belum bisa memastikan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. DKK Sukoharjo belum menerima hasil laboratorium dan sampel WGS sudah diambil sebelumnya,” ujar Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Rabu (16/06/2021).

Yunia menjelaskan, pemeriksaan sampel WGS diperiksa di laboratorium dan setiap perkembangan disampaikan ke pemerintah provinsi dan pusat. Hal ini dimaksudkan mengingat ada dugaan penyebaran virus Corona varian baru dari India berlangsung cepat.

“Dugaannya varian baru dari India ini penularan lebih cepat. Jadi butuh kehati-hatian dalam pemeriksaan. Pengiriman sampel juga butuh proses. Sebab disaat penanganan virus Corona sudah dijalankan dikhawatirkan muncul temuan varian baru virus Corona varian India,” lanjutnya.

Penanganan terhadap tiga kasus positif virus Corona dari Kudus masih terus dilakukan. DKK Sukoharjo memantau secara langsung kondisi kesehatan mereka semua setiap hari. Penanganan dilakukan secara cepat dan pemeriksaan dilaksanakan ketat dengan harapan ketiganya bisa segera sembuh.

“Baru tiga temuan terkait Kudus. Pelacakan masih terus kami lakukan. Termasuk kontak erat dari keluarga inti ketiga kasus positif virus Corona tersebut. Kami berharap warga tetap memperketat diri menerapkan protokol kesehatan dan tidak keluar masuk ke daerah zona merah termasuk ke Kudus karena sudah ada temuan peningkatan kasus disana,” lanjutnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah melakukan penanganan kasus penyebaran virus Corona. Termasuk didalamnya penanganan terkait antisipasi penyebaran virus Corona varian baru dari India. Pemkab Sukoharjo sudah menerima kebijakan dari pemerintah pusat dan provinsi terkait pengambilan sampel WGS setelah ada temuan penyebaran virus Corona varian baru dari India.

Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi mengatakan, pada kondisi ini tidak hanya diperketat saja tapi harus super ketat sebagai antisipasi penyebaran virus Corona mengantisipasi varian baru dari India. Sebab varian baru dari India tersebut sudah ditemukan di daerah lain. (Mam)

BERITA REKOMENDASI