Doni Monardo Tinjau Barak Pengungsi Merapi

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Meningkatnya aktivitas Gunung Merapi mendapat perhatian dari berbagai pihak. Untuk melihat situasi gunung teraktif tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meninjau langsung perkembangan Gunung Merapi.

Menggunakan helikopter, Doni mendarat di Lapangan Samiran Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Jawa Tengah pukul 08.35 WIB, Jumat (20/11/2020). Setiba di Selo, Doni memonitoring langsung kondisi Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) Desa Tlogolele.

Dalam sambutannya, Doni mengemukakan pemerintah pusat telah menyiapkan satu buah helikopter di Bandara Adisucipto Yogyakarta. “Helikopter tersebut bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk penanganan bencana erupsi Merapi,” kata Doni.

Doni mengungkapkan, daerah bahaya erupsi Gunung Merapi adalah kawasan di posisi barat laut hingga tenggara. Namun demikian, daerah lain di sisi utara, timur dan timur laut tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Pihaknya juga sudah yakin pemerintah daerah sudah berupaya kerja keras menjamin keselamatan. “Ini juga menjadi atensi Presiden Jokowi. Jadi kami memberikan bantuan agar seluruh kegiatan ini mendapat kepastian,” ungkapnya.

Pihaknya menyerahkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanganan siaga darurat Gunung Merapi, masing-masing senilai Rp 1 miliar. Juga meminta agar kekurangan fasilitas TPPS, utamanya Mandi Cuci Kakus (MCK) bisa segera dibenahi.

Selain itu, BNPB memberikan dukungan bagi penanganan para pengungsi dalam penegakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di lokasi yang menjadi tempat pengungsian sementara. “Bantuan itu antara lain, masker kain 200.000 buah, hand sanitizer 250 jerigen dan 2.500 tes swab antigen.” (*_1/Sit)

BERITA REKOMENDASI