Dua Kecamatan di Klaten Diamuk Lesus

Editor: KRjogja/Gus

KLATEN (KRJOGJA.com) – Angin puting beliung (lesus) memporakporandakan puluhan rumah dan tumbangkan ratusan pepohonan di wilayah Kecamatan Tulung dan Trucuk Kabupaten Klaten, Rabu (21/3) sore.

Camat Tulung Rohmat Sugiarto mengatakan ada empat desa di wilayah Tulung yang disapu angin kencang. Yakni Desa Mundu, Sedayu, Kemiri dan Dea Pomah. “Malam ini sedang kami lakukan pendataan. Yang pasti ada empat desa yang terkena puting beliung,” kata Camat Tulung.

Kerusakan di Desa Pomah antara lain adalah rumah milik Nyipto dengan kerugian berkisar Rp 20 juta. Rumah milik Prayitno dan milik Supanto dengan kerugian ditaksir masing-masing Rp 5 juta. Rumah-rumah yang rusak berat tersebut rata-rata karena tertimpa pohon besar yang tumbang.

Di Desa Mundu, rumah rusak tertimpa pohon antara lain milik Tukijan dan Mulyono. Pohon besar yang tumbang menimpa rumah pada bangunan utama milik Tukijan, sehingga atap roboh. Anak Tukijan, Astuti (18) mengalami luka ringan akibat tertimpa genting.

Selain itu, masih di Desa Mundu juga dilaporkan ada lima rumah lainya yang mengalami rusak sedang dan ringan. Hingga berita ini ditulis, nama pemilik masih dalam pendataan.

Di Desa Kemiri, sejumlah pohon besar tumbang menutup akses jalan penghubung antar kampung dan menimpa jaringan listrik.

Kepala BPBD Klaten, Bambang Giyanto mengemukakan, petugas PLN dibantu relawan, TNI, Polri, dan warga telah berhasil menangani beberapa titik jaringan listrik yang putus. Akses jalan sebagian juga sudah dibuka.

Untuk di Kecamatan Trucuk, beberapa desa yang disapu angin kencang antara lain, Desa Sajen, Bero, dan Desa Gaden. Selain menumbangkan pepohonan, angin kencang juga menyebabkan genting rumah warga beterbangan. (Sit)

BERITA REKOMENDASI