EA dan Joswi Siap Paparkan Visi Misi

Wawan mengatakan, ada banyak program unggulan pasangan calon bupati dan wakil bupati EA dalam menghadapi Pilkada 2020. Salah satu diantaranya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di Sukoharjo sekarang. Selain itu juga banyak program diberikan untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), petani dan masyarakat berkaitan dengan kesehatan gratis juga santunan kematian.

“Karena acara debat Pilkada 2020 digelar dan disiarkan oleh stasiun televisi lokal dan juga melalui media sosial maka kami himbau para pendukung dan kader EA untuk tidak memaksakan diri datang ke tempat acara debat. Cukup melihat di Posko EA saja dan tetap menjaga protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona,” lanjutnya.

Dalam acara debat, dijelaskan Wawan, akan dilakukan pembatasan dan aturan ketat. Sebab nanti hanya pasangan calon bupati dan wakil bupati dan didampingi oleh empat orang tim saja yang diperbolehkan masuk ke tempat acara.

Ketua Tim Pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati Joswi, Eko Sapto Purnomo, mengatakan, kesiapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Joswi dalam menghadapi debat pertama Pilkada 2020 biasa saja. Sebab agenda nantinya hanya akan melakukan pemaparan visi dan misi saja. Dengan pemaparan tersebut maka masyarakat bisa mengetahui visi dan misi calon pemimpinnya.

“Tidak ada persiapan khusus, biasa saja bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Joswi. Sebab nanti hanya pemaparan visi dan misi saja,” ujarnya.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Minggu (11/10/2020), mengatakan, KPU Sukoharjo sudah merencanakan agenda debat terhadap dua calon bupati dan wakil bupati peserta Pilkada 2020. Kegiatan tersebut merupakan tahapan yang harus digelar dan direncanakan digelar pada Oktober dan November mendatang.

Untuk agenda debat pada Oktober direncanakan akan digelar pada 17 Oktober nanti. Sedangkan kegiatan November mendatang masih belum diputuskan tanggalnya. Rencana kegiatan tersebut telah disosialisasikan KPU Sukoharjo kepada dua pasangan calon peserta Pilkada 2020.

“Format kegiatan debat calon bupati dan wakil bupati peserta Pilkada 2020 digelar dua kali Oktober dan November. Debat digelar secara berpasangan calon. Artinya langsung calon bupati dan wakil bupati atau tidak terpisah sendiri,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI