EA dan Joswi Siap Paparkan Visi Misi

KPU Sukoharjo memberlakukan aturan ketat terkait pelaksanaan kegiatan debat Pilkada 2020 tersebut. Salah satunya berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona. Calon bupati dan wakil bupati pada saat kegiatan digelar dilarang membawa massa pendukung. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan massa karena rawan terjadi penularan virus corona.

Debat Pilkada 2020 digelar hanya akan diikuti pasangan calon bupati dan wakil bupati diikuti oleh empat orang tim dari masing masing pasangan calon. Pembatasan diberlakukan secara ketat oleh KPU Sukoharjo menyesuaikan dengan penerapan protokol kesehatan.

“Rencananya debat Pilkada 2020 akan disiarkan oleh televisi lokal dan ditayakan secara online juga melalui saluran resmi KPU Sukoharjo. Masyarakat bisa melihat secara online dan tidak perlu memaksakan diri datang melihat ketempat acara demi menghindari kerumunan massa,” lanjutnya.

Teknis pelaksanana debat Pilkada 2020 nantinya akan dipandu oleh pembawa acara. KPU Sukoharjo akan menggunakan panelis maksimal lima orang. Pertanyaan akan dirumuskan oleh panelis bersama KPU Sukoharjo disesuaikan dengan tema yang akan diangkat dalam debat tersebut.(Mam)

BERITA REKOMENDASI