Ekonomi di Sukoharjo Mulai Bangkit

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pemkab Sukoharjo lega menyusul kebangkitan ekonomi masyarakat pada momen puasa Ramadhan dan lebaran semakin meningkat. Pembeli juga banyak berdatangan selama libur lebaran.

Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa, Kamis (05/05/2022) mengatakan, pelonggaran yang diberikan pemerintah selama puasa Ramadhan dan lebaran sangat dimanfaatkan masyarakat dan khususnya pelaku usaha. Hal ini dilakukan untuk kebangkitan ekonomi setelah dua tahun terpuruk akibat pandemi virus Corona.

Aktivitas masyarakat dan pelaku usaha meningkat selama puasa Ramadhan. Seperti terlihat disejumlah kawasan ekonomi dimana sudah banyak toko, mal, rumah makan, warung makan dan lainnya membuka usaha dan ramai pembeli.

Transaksi di tempat usaha membuat roda perekonomian masyarakat dan pelaku usaha kembali berputar. Pemkab Sukoharjo berharap kebangkitan ekonomi terus menunjukan peningkatan setelah lebaran. Sebab momen puasa Ramadhan dan lebaran menjadi awal kebangkitan ekonomi selanjutnya.

Agus Santosa melanjutkan, Pemkab Sukoharjo tentunya berharap kebangkitan ekonomi bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun disisi lain, Pemkab Sukoharjo juga berharap kebangkitan ekonomi tidak diikuti dengan lonjakan kasus virus Corona mengingat pandemi belum berakhir.

“Disatu disisi Pemkab Sukoharjo lega dan berharap kebangkitan ekonomi terus meningkat. Tapi disisi lain juga berharap tidak ada lonjakan kasus virus Corona karena pandemi belum berakhir. Tingginya aktivitas masyarakat diharapkan juga tetap diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Pemkab Sukoharjo akan terus memantau kondisi pergerakan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha. Sejauh ini grafik peningkatan masih terjadi ditunjukan dengan tingginya animo masyarakat berbelanja baik di perdagangan tradisional maupun modern.

“Kebangkitan ekonomi juga terlihat dengan peningkatan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) termasuk wisata. Sebab banyak pesanan dari masyarakat untuk membeli oleh-oleh khas Sukoharjo,” lanjutnya.

Khusus untuk pelaku UMKM telah diberi kesempatan membuka usaha. Pemkab Sukoharjo memfasilitasi tempat di Gedung Pusat Promosi Potensi Daerah (GPPPD) Graha Wijaya. Hal sama juga dilakukan DPRD Sukoharjo dengan memberi tempat pojok UMKM di kantor DPRD Sukoharjo.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Sukoharjo Iwan Setiyono mengatakan, para pelaku usaha kebanjiran pembeli saat momen puasa Ramadhan dan lebaran. Hal ini diketahui dari adanya peningkatan kunjungan masyarakat baik di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern. Bahkan pelaku UMKM juga mengalami hal sama. Pesanan produk khas Sukoharjo dan lainnya meningkat seiring peningkatan aktivitas masyarakat dan kedatangan pemudik.

Disdagkop UKM Sukoharjo berharap kondisi tersebut bisa menjadi pemulihan ekonomi pelaku usaha dan masyarakat. Sebab sudah dua tahun ekonomi terpuruk akibat pandemi virus Corona. (Mam)

BERITA REKOMENDASI