Ekosistem Kemalang Rusak Parah, Bermunculan Jurang Baru Akibat Penambangan Pasir

Editor: Ary B Prass

 

KLATEN, KRJOGJA.com – Ekosistem lereng Gunung Merapi wilayah Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah rusak parah, akibat penambangan galian C yang tidak terkendali. Hal ini dikawatirkan akan berpotensi menimbulkan bencana dan berdampak buruk bagi masyarakat Klaten.

Pantauan di sejumlah lokasi, Kamis (18/11/2021), pohon-pohon besar di kawasan tangkapan air ini dibabat untuk penambangan pasir. Aktivitas ini menimbulkan jurang-jurang baru bekas penambangan pasir di pekarangan-pekarangan atau lahan milik warga.

Nampak di salah satu titik Desa Tegalmulyo,  penambangan dilakukan hanya berjarak sekitar dua atau tiga meter dari rumah warga, sehingga rumah tersebut dikawatirkan berpotensi longsor. Sedangkan hanya sekitar 8 meter dari bekas penambangan tersebut, adalah jalan raya Tegalmulyo yang baru saja ditingkatkan dengan beton cor.

Terkait dengan persoalan kerusakan lingkungan tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani S.M mengemukakan, sudah minta bantuan pada pemerintah pusat dan propinsi, serta koordinasi dengan Forkopimda untuk menertibkan. “Penambang yang ijin resmi hanya tujuh. Namun ada 106 yang ijin lewat OSS, ini betul-betul meluluhkan hati saya, sangat sulit sekali, padahal kan beda peruntukanya, tapi ya wis, biar negara yang bicara. Saya sudah matur pada Pak presiden untuk dibantu ditertibkan. Itu bukan murni kewenangan kabupaten, kewenangan di provinsi,” kata Bupati.

 

BERITA REKOMENDASI