Empat Balai Desa Sempat Ditutup Kini Buka Kembali

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Empat balai desa di wilayah Kecamatan Polokarto yang sebelumnya sempat ditutup sementara karena ada temuan kasus positif virus Corona sekarang sudah dibuka kembali. Hal itu dilakukan setelah kepala desa (kades) dan perangkat desa selesai menjalani isolasi mandiri. Masyarakat sudah kembali mendapat pelayanan normal seperti biasa.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Polokarto Heri Mulyadi, Sabtu (26/06/2021) mengatakan, keempat balai desa yang sebelumnya sempat ditutup sementara karena ada temuan kasus positif virus Corona yakni, Balai Desa Karangwuni, Kemasan, Pranan dan Bulu semuanya berada di wilayah Kecamatan Polokarto. Kepastian dibukanya kembali keempat balai desa tersebut diketahui setelah Pemerintah Kecamatan Polokarto mendapat hasil lanjutan pemeriksaan dan surat keterangan sehat masing-masing kepala desa dan perangkat desa yang sebelumnya terkonfirmasi positif virus Corona dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo.

Surat keterangan sehat juga telah diberikan kepada masing-masing kepala desa dan perangkat desa bersangkutan. Surat tersebut menjadi dasar mereka bisa beraktifitas dan bekerja normal kembali seperti biasa.

“Empat balai desa yang sebelumnya ditutup sementara sudah buka kembali. Kades dan perangkat desa juga telah selesai menjalani isolasi mandir. Pelayanan masyarakat sudah buka dan normal kembali,” ujarnya.

Selama ditutup sementara di balai desa juga telah dilakukan penyemprotan disinfektan. Heri Mulyadi menjelaskan, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona di balai desa setelah ditemukan kasus.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo, mengatakan, Pemkab Sukoharjo terkait temuan kasus positif virus Corona terkonfirmasi pada kepala desa dan perangkat desa membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan penutupan sementara balai desa. Langkah tersebut untuk mencegah penyebaran virus Corona dengan meminta kepala desa dan perangkat desa menjalani isolasi mandiri. Selama penutupan balai desa juga dilakukan dengan penyemprotan disinfektan.

Kebijakan lain diambil Pemkab Sukoharjo dengan tetap memberikan pelayanan pada masyarakat. Meski balai desa ditutup dan kepala desa dan perangkat desa menjalani isolasi mandiri namun pelayanan masyarakat tetap berjalan. (Mam)

BERITA REKOMENDASI