Empat Sekolah Sukoharjo Maju Lomba Sekolah Adiwiyata Nasional

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak empat sekolah di Sukoharjo maju dalam lomba sekolah Adiwiyata tingkat nasional tahun 2018. Keberadaan sekolah Adiwiyata sangat penting tidak hanya bagi sekolah saja tapi juga pemerintah karena menunjang dalam penilaian Adipura. 

Empat sekolah tersebut yakni MIN 2 Sukoharjo, SMPN 1 Sukoharjo, SMPN 1 Grogol dan SD Tarakanita Grogol. Keempat sekolah tinggal menunggu tahapan penilaian yang kemungkinan akan dilaksanakan sekitar November dan Desember mendatang.

Kepala MIN 2 Sukoharjo Danuri, Jumat (26/10/2018) mengatakan, MIN Jetis Sukoharjo baru kali pertama maju mengikuti lomba sekolah Adiwiyata tingkat nasional tahun 2018. Hal itu membuat lega dan bangga karena sebelumnya mendapat predikat sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah.

MIN 2 Sukoharjo dalam menghadapi lomba sekolah Adiwiyata tahun 2018 sudah melakukan persiapan dengan melibatkan guru dan siswa. Harapannya dalam lomba nanti bisa mendapatkan penghargaan untuk kali pertama bagi sekolah.

Ada beberapa penilaian akan dilakukan tim penilai dari pusat terhadap peserta lomba sekolah adiwiyata. Penilaiannya seperti pengelolaan sampah, penghijauan, meminimalkan sampah plastik. Selain itu juga berkaitan dengan administrasi.

"Anak anak termasuk juga para guru diminta aktif terlibat dalam mempersiapkan penilaian lomba. Kriteria penilaian itu dicermati betul salah satunya seperti pengelolaan sampah dengan diminta membuang sampah pada tempatnya. Tidak boleh dibuang sembarangan karena ini menyangkut pembelajaran kedisiplinan dan kebersihan," ujar Danuri.

Selain sampah program penghijauan juga dijalankan dengan melakukan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Berbagai jenis tanaman seperti hias, buah dan lainnya sudah ditanam secara rapi.

"Kemungkinan nanti yang akan dinilai soal administrasi saja baru menyusul pengecekam lapangan. Tapi itu juga bergantung dari tim penilai. Kami dari sekolah sejak sekarang sudah mempersiapkan diri," lanjutnya.

Sementara itu MIN 2 Sukoharjo menggelar berbagai kegiatan untuk memperingati Milad Ke 25. Kegiatan tersebut seperti pentas seni dan lainnya digelar di halaman sekolah pada Jumat (26/10/2018).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno mengatakan, sekolah yang maju dalam lomba sekolah Adiwiyata tahun 2018 harus mempersiapkan diri. Sebab mereka maju tingkat nasional tidak hanya membawa nama sekolah saja namun juga daerah. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo berharap ada salah satu sekolah yang berhasil menang dalam penilaian lomba. Sebab pada tahun ini tidak hanya satu namun ada empat sekolah maju dan memiliki peluang sama.

"Tidak mudah sampai ke penilaian lomba Adiwiyata tingkat nasional. Jadi sekolah yang berhasil lolos harus mempersiapkan diri," ujarnya.

Sekolah di Sukoharjo sendiri sudah mendapatkan himbauan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjaga lingkungan. Sekolah tidak sekedar tempat pendidikan formal saja di kelas namun juga pengetahuan lain salah satunya seperti program penghijauan maupun pengolahan sampah.

"Sampah yang dihasilkan di sekolah sangat banyak. Apabila tidak dikelola dengan baik maka akan jadi masalah besar berupa pencemaran lingkungan. Jadi sekolah punya peran besar mengarahkan siswanya membantu mencipatakan suasana asri di sekolahnya dengan pengolahan sampah dan penghijauan," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI