Festival Ketoprak Anak Berlangsung Meriah

KLATEN, KRJOGJA.com – SD Negeri 2 Ngemplakseneng keluar sebagai penyaji favorit Festival Ketoprak Pelajar tigkat SD. Sedangkan SDN I Bareng Lor berhasil memborong juara sejumlah kategori.

Founder FKP Edy Sulistyanto Minggu (10/9/2017) mengemukakan, penyaji terbaik diraih oleh SDN I Bareng Lor, penata kostum terbaik oleh SD Kanisius Sidowayah, Penata artistik terbaik oleh SDN I Barenglor, dan Dagelan terbaik oleh SD Kanisius Sidowayah.

Lebih lanjut Edy Sulistyanto menjelaskan, untuk pemeran putri terbaik diraih oleh SDN I Bareng Lor, pemeran putra terbaik oleh SDN I Dompol, pemeran pembantu putri terbaik juga diraih SDN I Bareng Lor, dan pemeran pembantu putra terbaik oleh SDN I Dompol.

Menurut Edy Sulistyanto, festival ketoprak pelajar tingkat SD sebelumnya disebut festival ketoprak anak. Dibidani oleh Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahrga. Semula dirancang untuk mendukung festival ketoprak pelajar tingkat SMA/SMK. Dengan berbagai perrtimbangan, akhirnya justru berdiri sendiri untuk mewadahi kreativitas siswa SD di bidang seni ketoprak tersebut.

Edy Sulisytanto berharap nantinya festival ketorpak anak ini akan berkembang seperti halnya ketoprak pelajar tingkat SMA/SMK.  “Dari masukan banyak pihak, tahun depan festival ketoprak anak berganti nama festival ketoprak pelajar tingkat SD. Hal ini mengingat tahun 2017 sekarang sudah ada festival ketoprak tingkat SMP yang masih dinamai FKR atau festival ketoprak remaja. FKR ini dibidani oleh Kecamatan Klaten Tengah dan dipercayakan pada Amigo dan Omah Wayang,” jelas Edy Sulistyanto.

Edy Sulistyanto juga mengemukakan, selain menanamkan benih cinta budaya sendiri melalui seni ketoprak sedini mungkin, festival ketoprak anak juga sebagi ajang mennanamkan pendidikan karakter yang belum cukup jika hanya diberikan di kelas dalam bentuk ceramah.

“Banyak sekolah yang makin yakin bahwa ketoprak adalah media pendidikan karakter yang lengkap. Pendidikan karakter tidak bisa diberikan sebatas teori saja, tetapi siswa diajak langsung untuk praktik.” Jelas Edy Sulistyanto pula.(Sit)

BERITA REKOMENDASI