Ganjar Minta Bupati Klaten Cek Jalan Rusak di Desa Sidorejo Kemalang

KLATEN, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Bupati Klaten Sri Mulyani untuk mengecek kondisi jalan rusak di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten. Jalan itu penting karena sebagai jalur evakuasi saat bencana erupsi Gunung Merapi.

Permintaan Ganjar itu disampaikan lewat akun Twitter @ganjarpranowo saat membalas cuitan akun @SukimanMerapi yang mengunggah video jalan rusak pada Sabtu (13/06/2020) pukul 18.52 WIB.

Dalam video itu tertulis keterangan dalam Bahasa Jawa, “Sae nggih jalur wisata deles indah sekaligus jalur evakuasi kulo cc pak @ganjarpranowo @jalinmerapi”. (Artinya: Bagus ya jalur wisata deles indah sekaligus jalur evakuasi saya)

Cuitan itu langsung direspon Ganjar Pranowo dengan komentar Bahasa Jawa dan menandai akun Twitter Bupati Klaten Sri Mulyani. “Monggo bu @YaniSunarno @DPUPRKlaten @humaskabklaten @pemkab_klaten dicek”. (Artinya: Silahkan bu dicek).

Komentar orang nomor satu di Jawa Tengah itu langsung dijawab oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Klaten melalui akun @DPUPRKlaten dengan dua kali jawaban.

“Njih Pak Gub. Akan diusulkan perbaikan. Pembangunan di Kec. Kemalang dilakukan scr bertahap & berlanjut. Ta 2019, keg. Peningkatan Jl Ps Kembang – Dompol (III), Tegalmulyo – Surowono, Mipitan – Kadilaju (kec. Kr Nongko dan Kemalang) dgn total nilai kontrak Rp. 10,7 Millyar,” tulis akun @DPUPRKlaten.

“Ta 2020 direncanakan jln di kec. Kemalang melalui keg. Peningkatan Jl. Ps Kembang – Kadilajo (Kec. Kr nongko & Kemalang) dgn nilai 4,1 Milliyar, namun Kegiatan tsbt tdk dpt dilaksanakan (batal kontrak) krn ada penyesuaian anggaran utk penanganan Pandemi Covid-19,” sambung akun @DPUPRKlaten.

Sebagai informasi, kondisi jalan di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Klaten mengalami rusak parah. Padahal jalan itu sangat penting bagi warga sebagai jalur evakuasi saat Gunung Merapi mengalami erupsi.

Penjabat (Pj) Sekretaris Desa (Sekdes) Sidorejo, Sri Widagdo, mengatakan, jalan rusak yang melintasi Desa Sidorejo merupakan jalan milik kabupaten. Kerusakan jalan makin parah semenjak ada aktivitas pertambangan galian C.

“Selama ini kurang lebihnya sekitar 6 bulan dilewati alur akses tambang yang punya izin resmi. Ada dua lokasi pertambangan resmi yakni satu masuk Desa Sidorejo dan satu lagi masuk wilayah Desa Tegalmulyo. Hanya saja akses jalannya semua lewat Desa Sidorejo,” ujarnya. (Lia)

BERITA REKOMENDASI