Gara-gara Gelar Hajatan, Simo Masuk Klaster Kudus

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Sebanyak 31 orang di Dukuh Tari Wetan, Desa Sumber, Kecamatan Simo terkonfirmasi positif Coronavirus Disease (Covid-19). Mereka diduga terinfeksi virus tersebut usai salah seorang warga setempat menggelar hajatan dengan mengundang warga Kabupaten Pati.

Diterangkan Camat Simo, Waluyo Jati kejadian tersebut bermula ketika warga berinisial S menggelar hajatan yang dihadiri kerabat dari Kabupaten Pati. Mengingat bahwa S merupakan warga asli Desa Sumber akan tetapi bekerja puluhan tahun di Kabupaten Pati, sehingga kerabat di Kabupaten Pati ingin mangayubagya hajatan S.

“Setelah pulang ada keluarga disana (Kabupaten Pati) ada yang merasa gejala sesak batuk akhirnya diperiksa ternyata positif (Covid-19),” ujar Waluyo saat dijumpai di balai desa setempat, Jumat (18/06/2021).

Kondisi tersebut disusul dengan istri S yang juga mengalami gejala yang mengarah ke Covid-19. Melihat kondisi tersebut, istri S melakukan pemeriksaan di rumah sakit dan hasilnya dinyatakan positif terpapar Covid-19. “Puskesmas dan tim kecamatan bergerak cepat treking dan kemarin sudah di-swab,” ujarnya.

Akhirnya sebanyak 80 orang yang terdiri dari 27 KK di 26 rumah serentak dilakukan tes swab. Hasilnya terdapat 30 warga yang positif serta satu orang warga Kabupaten Pati dan harus menjalani isolasi mandiri. Diantaranya terdapat ibu hamil yang mendekati hari perkiraan lahir (HPL).

“Karena kebetulan diantara yang positif kemarin ada yang hamil. HPL tinggal 10 hari sehingga perlu perhatian khusus untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.

Bagi yang dinyatakan negatif tetap disarankan tidak keluar rumah karena dalam jangka waktu lima hingga enam hari akan dilakukan tes swab ulang guna pemantauan penyebaran Covid-19. (M-2/Sit)

BERITA REKOMENDASI