Gedung Baru Setda Sukoharjo Rampung Dibangun, Kapan Bakal Dipakai?

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu setinggi 10 lantai kemungkinan baru bisa digunakan 15 organisasi perangkat daerah (OPD) pada Maret mendatang. Sebab posisi sekarang Pemka Sukoharjo sedang menunggu adanya sertifikasi bangunan dari pihak ketiga. Proses tersebut membutuhkan waktu cukup lama. Dasar sertifikasi sesuai dengan aturan dalam Kemen PUPR Nomor 18 tahun 2019.

Kabag Umum Setda Sukoharjo, Feriyanti, Minggu (19/1/2020) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah menyelesaikan pembangunan gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu setinggi 10 lantai cukup lama. Tahap selanjutnya yakni menyusun OPD yang akan menggunakan bangunan tersebut. Hasilnya sebanyak 15 OPD sudah ditunjuk dan siap berkantor disana. Kesiapan lain juga dilakukan berkaitan dengan pemenuhan kelengkapan dengan pengisian mebeler. 

Di masing masing lantai telah terpenuhi kebutuhan mebeler untuk digunakan 15 OPD. Namun gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu setinggi 10 lantai belum bisa langsung digunakan. Sebab masih ada satu tahap lain wajib dipenuhi yakni sertifikasi bangunan.

Syarat sertifikasi bangunan sudah sesuai dengan aturan tertuang dalam Kemen PUPR Nomor18 tahun 2019. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa gedung baru harus melalui pensertifikatan dari pihak ketiga. Karena itu Pemkab Sukoharjo belum berani menggunakannya.

Proses sertifikasi bangunan gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu setinggi 10 lantai sedang dilakukan. Pemkab Sukoharjo hingga sekarang masih menunggu hasil sertifikasi bangunan tersebut.

"Sertifikasi bangunan gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu setinggi 10 lantai dilakukan pihak ketiga. Menunggu hasil itu dulu bangunan baru bisa digunakan 15 OPD," ujarnya.
 
Sertifikasi tersebut nantinya menerangkan bahwa bangunan atau gedung tersebut sudah layak digunakan. Baik itu mengenai sisi keamanan, kenyamanan, kualitas bangunan dan lainnya.

Diperkirakan proses sertifikasi bangunan gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu setinggi 10 lantai akan selesai pada Februari-Maret mendatang. Tahap selanjutnya pada Maret sebanyak 15 OPD baru bisa menempati gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu setinggi 10 lantai untuk berkantor.

"Sekarang belum digunakan. Kemungkinan Maret nanti 15 OPD baru bisa menempati atau berkantor di gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu setinggi 10 lantai," lanjutnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, proses pembangunan dan serahterima pembangunan gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu senilai Rp 82 miliar sudah selesai. Bangunan setinggi 10 lantai tersebut siap digunakan kerja.

Pemkab Sukoharjo sekarang masih melakukan persiapan penggunaan gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu. Salah satunya berkaitan dengan penataan mebeler. Pada proses tersebut membutuhkan waktu cukup lama mengingat mebeler harus dipindahkan ke bangunan baru. Kendala dihadapi karena gedung baru bertingkat sehingga harus dilakukan secara bertahap.

Penataan mebeler gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu kemungkinan akan selesai pada akhir Januari atau awal Februari. Namun perkiraan waktu tersebut bisa berubah menjadi lebih cepat atau lambat menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

“Gedung baru Setda Sukoharjo Terpadu siap digunakan sepenuhnya. Tinggal menunggu penataan mebeler dan nanti ada 15 OPD akan menempati bangunan setinggi 10 lantai tersebut,” ujarnya.

Sebanyak 15 OPD tersebut telah resmi ditetapkan dan ditunjuk Pemkab Sukoharjo untuk menempati gedung baru. Masing masing kepala OPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) didalamnya juga telah mendapatkan informasi pemindahan tempat kerja.

Pemkab Sukoharjo sengaja membangun gedung baru sebagai bagian dari peningkatan pelayanan pada masyarakat. Selain itu juga mempermudah koordinasi dan kerja bagi ASN. “Kantor penting untuk pelayanan masyarakat akan ditempatkan jadi satu di gedung baru tersebut. Masyarakat menjadi lebih mudah mendapatkan pelayanan dan tidak terpisah satu dengan lain,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI