Gempa Tak Pengaruhi Aktivitas Vulkanis Merapi

Editor: KRjogja/Gus

BOYOLALI (KRjogja.com) – Terjadinya gempa di wilayah Kemalang, Klaten, Minggu (4/6) siang kemarin, tak mempengaruhi aktivitas vulkanik Merapi. Sampai saat ini, status Merapi masih aktif normal.

Kepala Resort Selo Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Suwignya, Senin (5/6) menjelaskan, berdasar informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), gempa terjadi di sebelah barat daya Boyolali, tepatnya di wilayah Kemalang, Klaten, dengan kekuatan 2,5 skala richter di kedalaman 14 km. Gempa terjadi diantara patahan Merapi yang membentang dari ujung utara Plawangan hingga ujung utara Gunung Bibi serta di patahan Opak-Oya yang membentang dari Prambanan hingga Parangtritis.

Meski demikian, sampai saat ini belum ada informasi apakah aktivitas kegempaan mengganggu dapur magma.

“Sampai saat ini masih aman dan belum ada perubahan. Status Merapi masih aktif normal,” kata Suwignya.

Sementara berdasar dari pengamatan visual di Pos Jrakah, kondisi morfologi Merapi belum menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. Menurut Suwignya, adanya gempa tersebut juga tak mempengaruhi masyarakat. Mereka tetap beraktifitas seperti biasa. “Masyarakat juga tidak panik,” tambahnya.

Tak adanya perubahan kondisi vulkanis juga membuat pendaki juga masih diperbolehkan mendaki Merapi. Hanya saja seperti imbauan yang berkali-kali ia katakan, pendaki hanya diperbolehkan sampai kawasan pasar bubar saja. Mereka tak diperkenankan untuk melakukan pendakian sampai ke puncak atau ke bibir kawah.

“Di kawasan pasar bubar sudah dipasangi papan informasi yang melarang pendakian ke puncak. Kedewasaan pendaki untuk mematuhi aturan sangat diharapkan, sebab petugas tak bisa setiap saat menjaga di kawasan tersebut,” (R-11)

BERITA REKOMENDASI