Genangan Air Ditemukan di Sejumlah Jalan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Genangan air banyak ditemukan disejumlah titik jalan saat hujan deras. Hal tersebut mengganggu kenyamanan masyarakat saat melintas. Penyebab genangan terjadi karena air hujan tidak terbuang ke saluran dan meluapnya air dari saluran hingga menggenangi jalan.

“Pemantauan petugas gabungan saat patroli wilayah memang diketahui ada beberapa titik genangan air saat hujan deras. Sifatnya hanya sementara namun tetap mengganggu masyarakat,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Sabtu (20/11/2021).

Pantauan di lapangan diketahui titik terparah genangan terjadi di depan Pasar Telukan di Desa Telukan Kecamatan Grogol. Genangan air cukup tinggi saat hujan deras turun hingga terjadi kemacetan. Kendaraan yang akan melintas terpaksa melaju dengan pelan. Bahkan sepeda motor yang memaksakan diri melintasi genangan air banyak yang mogok.

Genangan air juga terjadi di Jalan Suwarno Honggopati, Langenharjo, Grogol. Penyebabnya karena luapan air dari saluran yang penuh. Talud saluran juga banyak ditemukan kerusakan akibat ambrol dibeberapa titik. “Berkaitan dengan teknis fisik bangunan seperti saluran jadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo,” ujarnya.

Sri Maryanto menjelaskan, kebutuhan penanganan bencana alam yang disiapkan salah satunya personel. Dalam penanganan bencana alam nantinya akan melibatkan banyak personel gabungan. Mereka berasal dari BPBD, SAR, Polri, TNI, PMI, relawan dan lainnya. Masing-masing instansi asal personel tersebut siap membantu masyarakat.

Jumlah personel yang terlibat dalam penanganan bencana alam menyesuaikan kebutuhan wilayah. Sri Maryanto mengatakan, apabila dibutuhkan dalam jumlah banyak personel siap sepenuhnya diturunkan. “Peralatan penanganan bencana alam juga sudah siap seperti perahu karet, pelampung dan lainnya,” lanjutnya.

Kebutuhan yang disiapkan dalam penanganan bencana alam tidak kalah penting lainnya yakni logistik dan obat. Logistik nantinya akan menjamin kebutuhan makan dan minum warga terdampak bencana alam. Makanan dan minuman siap saji akan diberikan.

“Apabila diperlukan nanti juga akan disiapkan dapur umum untuk penanganan bencana alam. Sudah ada personel yang ditempatkan disana nanti,” lanjutnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Widodo mengatakan, meminta pada DPUPR Sukoharjo gerak cepat. Sebab banyak pekerjaan DPUPR Sukoharjo harus segera diselesaikan sekarang hingga akhir tahun 2021 nanti.

“Ada pekerjaan penyelesaian pembangunan gedung, tapi DPUPR Sukoharjo juga harus gerak cepat membantu masyarakat mengingat sekarang terjadi peningkatan curah hujan yang berdampak pada kerawanan genangan air dan banjir. Jadi infrastruktur fisik jalan dan saluran harus dicek dan disiapkan lagi,” ujarnya.

Widodo meminta pada DPUPR Sukoharjo membantu menyelesaikan masalah genangan air dibeberapa titik jalan saat hujan deras. “DPUPR Sukoharjo silahkan dicek lagi mungkin ada penyumbatan pada saluran air atau teknis lainnya hingga terjadi genangan air di jalan,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI