Golkar Sukoharjo Lanjutkan Koalisi PDI Perjuangan

Editor: Ivan Aditya

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – DPD II Partai Golkar Sukoharjo memutuskan untuk koalisi dengan DPC PDIP Sukoharjo maju dalam Pilkada 2020 digelar 9 Desember mendatang. Keputusan diambil melanjutkan hasil positif pada Pilkada 2015 lalu meski posisi sekarang baik di DPD II Partai Golkar dan DPC PDIP Sukoharjo terkait rekomendasi belum turun. Disisi lain, keputusan sekaligus menepis kabar klaim bakal calon bupati dari partai politik lain mengaku didukung DPD II Partai Golkar Sukoharjo.

Ketua DPD II Partai Golkar Sukoharjo Giyarto, Senin (22/06/2020) mengatakan, DPD II Partai Golkar Sukoharjo sudah melakukan persiapan Pilkada 2020 sejak awal tahun ini. Bentuk persiapan tersebut seperti rapat harian dan rapat pleno terkait sikap partai dalam menghadapi pemilu. Hasil keputusan diketahui pengurus sepakat bahwa DPD II Partai Golkar Sukoharjo berkoalisi kepartaian dengan DPC PDIP Sukoharjo maju dalam Pilkada 2020.

Koalisi tersebut sekaligus gayung bersambut, dijelaskan Giyarto sebab DPC PDIP Sukoharjo juga sejak awal sudah mengajak koalisi bersama. Ajakan tersebut langsung direspon DPD II Partai Golkar Sukoharjo dengan menerima koalisi dalam Pilkada 2020.

“Kami belum bisa pastikan mengenai siapa yang dapat rekomendasi dari DPP. Baik itu rekomendasi diinternal kami DPD II Partai Golkar Sukoharjo maupun DPC PDIP Sukoharjo karena masing masing belum turun. Namun yang jelas DPD II Partai Golkar Sukoharjo sudah mengambil keputusan tetap melanjutkan koalisi dengan DPC PDIP Sukoharjo maju Pilkada 2020,” ujarnya.

DPD II Partai Golkar Sukoharjo sudah memberikan informasi mengenai keputusan tersebut ke jajaran internal partai baik pengurus maupun DPD I Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah dan DPP Partai Golkar. “Di Pilkada sebelumnyanya tahun 2015 lalu DPD II Partai Golkar juga sudah berkoalosi dengan DPC PDIP Sukoharjo dan menang pemilu. Kami akan lanjutkan kemenangan itu di Pilkada 2020,” lanjutnya.

Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Kelembagaan DPD II Partai Golkar Sukoharjo Jaka Wuryanta mengatakan, proses penjang antara DPD II Partai Golkar Sukoharjo dengan DPC PDIP Sukoharjo sudah terbukti selama lima tahun terakhir. Hubungan harmonis tersebut akan diteruskan di Pilkada 2020.

“Komunikasi dan koordinasi terus kami lakukan. Keputusannya DPD II Partai Golkar Sukoharjo berkoalisi dengan DPC PDIP Sukoharjo. Koalisi ini melanjutkan hubungan baik Pilkada sebelumnya,” ujarnya.

Keputusan DPD II Partai Golkar Sukoharjo berkoalisi dengan DPC PDIP Sukoharjo ditindaklanjuti sesuai petunjuk pengurus provinsi dan pusat. Sesuai jadwal dari DPP Partai Golkar nanti pada bulan Juli akan digelar agenda fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan.

“Karena ada kendala di rekan koalisi DPC PDIP Sukoharjo belum terbit rekomendasi dimana ada tiga calon bupati dan enam calon wakil bupati maka teknisnya kami tunggu. Namun yang jelas itu tidak menyurutkan koalisi kami,” lanjutnya.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD II Partai Golkar Sukoharjo Agus Sumantri mengatakan, sejumlah langkah strategis sudah dilakukan dalam menghadapi Pilkada 2020. Target persiapan yakni keberhasilan menang dalam pemilu dan menguntungkan Partai Golkar kedepan.

“Partai Golkar yang hanya punya lima kursi di DPRD Sukoharjo maka harus secepatnya ambil sikap dalam menghadapi Pilkada 2020. Sebab tidak bisa maju sendiri dan harus berkoalisi. Pilihannya koalisi dengan DPC PDIP Sukoharjo,” ujarnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI